Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Job Autonomy, Organizational Citizenship Behavior, and Quality of Work Life as Determinants of Employee Productivity: A Systematic Literature Review Rhifwan Aji Bimantoro Adriyanto; Rhifwan Aji Bimantoro Adriyanto; Supardi Tahir
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12222

Abstract

Produktivitas karyawan merupakan salah satu indikator utama keberhasilan organisasi dalam menghadapi tantangan transformasi digital, sistem kerja fleksibel, dan persaingan bisnis yang semakin dinamis. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Job Autonomy, Organizational Citizenship Behavior (OCB), dan Quality of Work Life (QWL) merupakan faktor-faktor yang berperan dalam meningkatkan produktivitas karyawan. Namun, hasil penelitian terdahulu masih bersifat parsial dan belum banyak yang mengintegrasikan ketiga variabel tersebut dalam satu kajian komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis bukti empiris mengenai pengaruh Job Autonomy, OCB, dan QWL terhadap produktivitas karyawan serta mengidentifikasi pola temuan, inkonsistensi hasil penelitian, dan kesenjangan penelitian sebagai dasar pengembangan penelitian selanjutnya. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Literatur diperoleh dari basis data Scopus, ScienceDirect, Emerald Insight, dan Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa OCB merupakan variabel yang paling konsisten berpengaruh positif terhadap produktivitas karyawan. QWL terbukti meningkatkan produktivitas baik secara langsung maupun melalui OCB dan motivasi kerja, sedangkan Job Autonomy umumnya berpengaruh positif, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh konteks organisasi dan variabel mediasi seperti employee engagement dan motivasi. Temuan ini menunjukkan bahwa produktivitas karyawan merupakan hasil interaksi faktor struktural, psikologis, dan perilaku organisasi, sehingga integrasi ketiga variabel tersebut menjadi landasan penting dalam pengembangan strategi manajemen sumber daya manusia.