Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja, Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Kepuasan Kerja Jonathan Dave Christian; Rini Anggriani; Irwan Cahyadi; Makiah Makiah; Ika Yuliana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja, kepemimpinan, dan lingkungan kerja non fisik terhadap kepuasan kerja perawat rawat inap Instansi X, serta mengidentifikasi variabel dominan di antara ketiganya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah seluruh perawat rawat inap Instansi X sebanyak 49 orang, dengan teknik sampel jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert 1-5 dan dokumentasi. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (β = 0,479; p = 0,000), yang berarti semakin tinggi beban kerja maka semakin tinggi kepuasan kerja perawat. Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (β = 0,125; p = 0,035), yang berarti semakin baik kepemimpinan maka semakin tinggi kepuasan kerja. Lingkungan kerja non fisik berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja (β = -0,047; p = 0,705). Beban kerja merupakan variabel paling dominan memengaruhi kepuasan kerja berdasarkan nilai Standardized Coefficients Beta terbesar (0,750). Nilai Adjusted R² sebesar 0,799 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 79,9% variasi kepuasan kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Penelitian ini mendukung teori Job Demands-Resources dan Two-Factor Theory bahwa beban kerja yang sesuai dengan kemampuan dapat menjadi faktor motivasi. Rumah sakit disarankan mempertahankan sistem yang ada dengan sedikit perbaikan pada hubungan interpersonal dan pembagian beban kerja.