Alek Maulana
Program Studi Pendidikan Agama Islam, STAI Sirojul Falah Bogor, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Kepatuhan Berhijab Terhadap Perilaku Keagamaan Siswi di SMA Al Falah Cibinong Bogor Hilda Nurahmah; Alek Maulana; Nana Mulyana
Advances In Education Journal Vol. 3 No. 1 (2026): Advances In Education Journal (Agustus)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    This research aims to analyze the influence of hijab adherence on the religious     behavior of female students at SMA Al Falah Cibinong Bogor. The     phenomenon underlying this research is the importance of examining whether     the obligation to wear the hijab at school has been internalized as a spiritual     value or is merely a formality of adhering to school regulations. The method     used in this research is correlational quantitative with 94 female students as     respondents, utilizing a questionnaire as the main instrument and statistical     analysis techniques to test the validity and reliability of the data. Data on hijab     adherence  is  measured  thru  indicators of  understanding,  consistency,     compliance with rules, and internal motivation in its practice. Meanwhile,     religious behavior is measured thru indicators of worship practices, personal     morals, social morals, obedience, norms, religious commitment, enthusiasm for     religious knowledge, respect for religious symbols, and interaction with the     Qur'an. The results of this study indicate that the level of hijab adherence and     religious behavior among the female students falls into a high category. Data     analysis proves the existence of a positive and significant influence between     hijab adherence and religious behavior. This indicates that the higher the level     of adherence among female students in wearing the hijab, the better their     religious behavior will be, which will be reflected in their daily lives. This result     serves as a foundation for the school to continue strengthening spiritual guidance so that wearing the hijab becomes a personal awareness for the students, not just a rule in the code of conduct.
Pengaruh Pelaksanaan Pembiasaan Shalat Sunnah Dhuha Berjamaah Terhadap Penanaman Nilai-Nilai Karakter Peserta Didik Di Sekolah Kelas VI MIS Ikhwanul Muslimin Kab. Bogor Nurhaliza Yulia Shafira; Nana Mulyana; Alek Maulana
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krusialnya penanaman nilai-nilai karakter luhur bagi peserta didik di tingkat sekolah dasar dasar demi mengimbangi dampak buruk dekadensi moral era modern. Salah satu strategi religius instruksional yang diterapkan oleh madrasah adalah kegiatan ekstrakurikuler keagamaan berupa pembiasaan shalat sunnah dhuha berjamaah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara empiris ada tidaknya pengaruh positif serta signifikansi dari pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha berjamaah terhadap penanaman nilai karakter peserta didik kelas VI di MIS Ikhwanul Muslimin Kabupaten Bogor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan desain explanatory. Populasi sasaran riset ini mencakup seluruh peserta didik kelas VI MIS Ikhwanul Muslimin Kabupaten Bogor tahun pelajaran 2025/2026 yang berjumlah 35 siswa, sehingga teknik penentuan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh (total sampling). Instrumen utama berupa angket kuesioner tertutup dengan skala Likert 4 pilihan yang telah teruji validitas internal konstruk dan reliabilitasnya melalui analisis instrumen empiris. Analisis data inferensial dilakukan dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov sebagai prasyarat utama dilanjutkan pemodelan regresi linear sederhana menggunakan bantuan SPSS versi 26. Hasil statistik deskriptif mengonfirmasi bahwa pelaksanaan pembiasaan shalat dhuha berjamaah (88,57%) dan indeks penanaman karakter siswa (91,43%) berada dalam kualifikasi tinggi. Analisis uji parsial menghasilkan nilai statistik thitung sebesar 2,411 yang terbukti melampaui ttabel sebesar 2,034 dengan nilai parameter signifikansi 0,021 < 0,05. Hasil ini secara formal menolak hipotesis nol (H0) dan menerima hipotesis alternatif (H1). Temuan uji statistik koefisien determinasi R Square sebesar 0,150 mengindikasikan kontribusi prediktif variabel bebas dalam menjelaskan variasi variabel terikat adalah sebesar 15,0%, sedangkan sisa persentase dominan sebesar 85,0% dikendalikan oleh intervensi eksternal di luar model pengujian. Kesimpulannya, pelaksanaan pembiasaan shalat sunnah dhuha berjamaah berpengaruh positif dan signifikan terhadap penanaman nilai-nilai karakter peserta didik kelas VI di MIS Ikhwanul Muslimin Kabupaten Bogor.
Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis Al-Qur’an Pada Siswa Kelas VIII di SMP Islam Arrohman Citeureup Bagus Septian; Nana Mulyana; Alek Maulana
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

kompetensi literasi Al-Qur’an merupakan fondasi krusial bagi peserta didik, namun dinamika di lapangan masih mengindikasikan adanya hambatan metodologis dan teknis dalam penguasaannya. Penelitian ini bertujuan mengelaborasikan signifikansi peran pendidik Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengeskalasi kecakapan membaca dan menulis Al-Qur’an, sekaligus mengidentifikasi determinan eksternal maupun internal yang memengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif, data dihimpun melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap subjek terkait. Hasil riset mengonfirmasikan bahwa manifestasi peran instruksional pendidik mencakup fungsi edukator, mentor, motivator, fasilitator, dan evaluator. Strategi intervensi diimplementasikan melalui bimbingan individual, pengajaran bergradasi, serta optimalisasi media variatif secara berkesinambungan. Profil kemampuan teologis siswa tergolong moderat, dengan estimasi enam puluh persen sampel mencapai indikator kelancaran, sementara sisanya memerlukan pendampingan afektif. Faktor akseleratif bersumber dari kecukupan sarana prasarana sekolah dan internalisasi kultur religius institusi. Sebaliknya, hambatan utama dipicu oleh minimnya kontinuitas pembelajaran di lingkungan domestik serta rendahnya efikasi diri operasional pada sebagian peserta didik.