Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS EDUKASI KELAS IBU HAMIL TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU TENTANG KEHAMILAN, PERSALINAN, NIFAS, ASI EKSKLUSIF DAN KONTRASEPSI DI UPTD PUSKESMAS PRINGSEWU Maulia Isnaini; Anissa Syafitri Almufaridin; Nadya Dwita Fatma Sari; Alvi Nur Khoiriyah; Melda Retno Puspita; Nadia Oktavia; Andini Maretha Anggraini; Tia Aulia Novitria; Cahya Mustika Maharatu; Nadila Herdaryani; Jihan Ulfa Nabila
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.61723

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang memerlukan pemantauan serta persiapan yang optimal agar ibu dan janin tetap sehat hingga proses persalinan. Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai kehamilan, tanda bahaya, persiapan persalinan, serta perawatan masa nifas masih menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi. Edukasi Kelas Ibu Hamil merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang dikembangkan pemerintah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu hamil sehingga mampu menjalani kehamilan secara sehat, mempersiapkan persalinan yang aman, serta meningkatkan kesehatan ibu dan bayi.Tujuan kegiatan. Meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil mengenai kesehatan kehamilan, kebutuhan gizi, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, masa nifas, ASI eksklusif, dan kontrasepsi melalui Edukasi Kelas Ibu Hamil di UPTD Puskesmas Pringsewu.  Metode. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Pringsewu dengan sasaran ibu hamil di wilayah kerja puskesmas. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, tanya jawab, demonstrasi menggunakan media poster edukasi, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan pengetahuan peserta. Materi yang diberikan mencakup kesehatan kehamilan, kebutuhan gizi ibu hamil, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, persiapan menyusui, perawatan masa nifas, serta perawatan bayi baru lahir sesuai dengan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).Hasil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi, yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pre-test dari 65,5 menjadi 87,8 pada post-test. Jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 25% menjadi 75%, sedangkan peserta dengan kategori pengetahuan kurang menurun dari 50% menjadi 0%. Peserta menjadi lebih memahami pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, kebutuhan gizi selama kehamilan, tanda bahaya kehamilan, persiapan persalinan, dan perawatan bayi baru lahir. Kesimpulan. Edukasi Kelas Ibu Hamil terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil dalam menghadapi kehamilan dan persalinan. Program ini diharapkan dapat menjadi kegiatan edukasi yang berkelanjutan sehingga mendukung peningkatan derajat kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Pringsewu.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENCEGAHAN TUBERKULOSIS MELALUI PENERAPAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SERTA SANITASI LINGKUNGAN BERBASIS MEDIA POSTER DI DESA WONODADI Annisa Ratna Fadilla Purba; Ikna Awaliyani; Alvi Nur Khoiriyah; Astutik Budiyanti; Ayesha Alya Natiqa; Dewi Yana; Nita Ayu Tiara; Wisnu Adijaya
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 5 (2026): Inpress Vol. 7 No. 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i5.63307

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia, dan penularannya erat kaitannya dengan kondisi lingkungan rumah yang kurang sehat, rendahnya penerapan higiene dan sanitasi, serta pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga Desa Wonodadi mengenai pencegahan TBC melalui penguatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta sanitasi lingkungan, termasuk pengelolaan sampah rumah tangga melalui pemilahan dan pemanfaatannya menjadi eco enzym. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi langsung pembuatan eco enzym, dan penggunaan media informasi berupa poster edukasi. Peningkatan pengetahuan peserta dievaluasi melalui pre-test dan post-test berupa 10 pertanyaan benar-salah yang diisi oleh 16 peserta, dilengkapi dengan sesi tanya jawab lisan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 5,9 menjadi 7,9 (dari 10), serta adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep penularan dan pencegahan TBC, penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, pemilahan sampah organik dan anorganik, tahapan pembuatan eco enzym, serta manfaatnya sebagai disinfektan dan pembersih alami yang mendukung kebersihan rumah tangga. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi edukasi kesehatan dan sanitasi lingkungan berbasis media poster, yang dipadukan dengan partisipasi aktif masyarakat, efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kapasitas warga desa untuk mencegah penularan TBC secara mandiri dan berkelanjutan.