Solavigresya Pesiwarissa
Universitas Kristen Papua

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN PAK BAGI KELUARGA DALAM MENGATASI MASALAH SAMPAH DI RT.003 KILOMETER 9 KELURAHAN KLASABI KOTA SORONG Solavigresya Pesiwarissa; Korneles Viktor Ohoiwutun; Skivo Reiner Watak
EIRENE (JURNAL ILMIAH TEOLOGI) Vol 11 No 1 (2026): Eirene Jurnal Ilmiah Teologi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian, Universitas Kristen Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56942/nv4hze02

Abstract

Sampah yang menimbulkan banjir merupakan salah satu masalah yang sering terjadi di kota Sorong terlebih khusus di RT.003 Jl. Melatiraya Kelurahan Klasabi. Dari observasi awal penelitian ini, penulis menemukan banyak sampah-sampah botol dan plastik makanan yang berserahkan di jalan bahkan ada juga yang menumpuk di dalam selokan. Hal ini perlu untuk mendapat perhatian dari berbagai pihak terutama keluarga di lingkungan RT.003 Jl. Melatiraya, karena keluarga merupakan tempat pertama pembentuk sikap menghargai lingkungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran PAK dalam keluarga sebagai agen edukasi dalam mengatasi masalah sampah di RT.003 kelurahan Klasabi dan faktor yang menyebabkan masyarakat masih membuang sampah tidak pada tempatnya.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Untuk mendapatkan data maka penulis melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap para responden dengan jumlah sampel 30 orang. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat sudah memahami tentang sampah, jenis, dan cara pengelolaan sampah. Namun pemahaman tersebut belum sepenuhnya dilakukan dengan tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, karena sebagian masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut masih  membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal ini disebabkan oleh faktor rendahnya kesadaran diri, malas, kurang disiplin, serta kebiasaan lama yang terus dilakukan. Sehingga memerlukan edukasi untuk membentuk perilaku peduli lingkungan. Dalam hal ini, keluarga sangat berperan penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama pembentuk rasa tanggung jawab dan kebiasaan untuk hidup bersih.