This Author published in this journals
All Journal Jurnal Hutan Tropika
Maria Anggelina Medau
Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sifat Fisika dan Mekanika Kayu Lamina Sengon (Paraserianthes falcataria) Dengan Jumlah Lapisan dan Jenis Perekat Yang Berbeda : Physical and Mechanical Properties of Sengon Laminated Wood (Paraserianthes falcataria) With Different Layer Numbers and Adhesive Types Abdul Rasyid Zarta; Maria Anggelina Medau; Syafi'i; Andi Yusuf; M. Fikri Hernandi
JURNAL HUTAN TROPIKA Vol 21 No 1 (2026): Volume 21 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v21i1.25318

Abstract

Menurunnya ketersediaan kayu berdiameter besar mengimbangi meningkatnya permintaan kayu untuk konstruksi dan industri berbasis kayu. Paraserianthes falcataria, atau kayu sengon, adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Indonesia yang tumbuh dengan cepat. Namun, kerapatan dan kekuatan mekaniknya yang rendah menghalanginya untuk digunakan sebagai bahan struktural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sifat fisika dan mekanika kayu sengon laminasi dipengaruhi oleh jumlah lapisan dan jenis perekat. Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor digunakan pada penelitian ini. Faktor-faktor tersebut meliputi jumlah lapisan (dua, tiga, atau empat lapisan) dan jenis perekat (polyvinyl acetate/PVAc atau polychloroprene/Fox). Kadar air, kerapatan, modulus elastisitas (MoE), modulus patah (MoR), dan keteguhan geser adalah beberapa parameter yang diamati. Nilai MoE kayu laminasi 32.632,40–42.144,14 kgf/cm2 dan nilai MoR 372,90–417,99 kgf/cm2. Kadar air kayu laminasi berkisar antara 14,87%–15,14%, menurut hasil penelitian. Kayu laminasi dua lapis dengan perekat PVAc memiliki keteguhan geser tertinggi (26,22 MPa). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa, meskipun jumlah lapisan dan jenis perekat tidak benar-benar memengaruhi sifat fisika, ada kecenderungan untuk meningkatkan kinerja mekanika. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi laminasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan sifat mekanika kayu sengon dan memungkinkannya digunakan dalam konstruksi ringan dan produk kayu rekayasa.