Ni Made Krisna Maharani
Magister Pendidikan dasar, Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reorientasi Pembelajaran Keterampilan Menulis di Sekolah Dasar dalam Perspektif Kurikulum Merdeka Ni Luh Novita Deviana; Ni Made Krisna Maharani; Ni Made Novia Dewiyani; Ni Luh Bella Amanda Sari; Gede Riyan Sedana Putra; Ida Bagus Putrayasa; Ni Ketut Desia Tristiantari
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 7 (2026): JPTI - Juli 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1718

Abstract

Pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar memiliki peran penting dalam pengembangan literasi produktif peserta didik, tetapi dalam praktiknya masih sering berorientasi pada hasil akhir dan latihan teknis semata. Kondisi tersebut menyebabkan pembelajaran menulis belum sepenuhnya memberi ruang bagi peserta didik untuk mengalami proses berpikir, mengembangkan gagasan, merevisi tulisan, dan mengekspresikan ide secara bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reorientasi pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar dalam perspektif Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur. Data berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran menulis dan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis menggunakan analisis isi secara deskriptif kualitatif melalui tahap reduksi data, pengelompokan tematik, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan menulis di sekolah dasar perlu direorientasikan dari pendekatan yang mekanis menuju pembelajaran yang prosesual, kontekstual, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Reorientasi tersebut mencakup pergeseran dari orientasi produk ke orientasi proses, dari pembelajaran seragam ke pembelajaran yang memperhatikan perkembangan peserta didik, serta dari tugas menulis formal ke aktivitas menulis yang dekat dengan pengalaman belajar siswa. Kontribusi utama kajian ini terletak pada pemetaan reorientasi pembelajaran menulis sekolah dasar secara terpadu melalui empat arah utama, yaitu orientasi proses, kontekstualitas, adaptivitas pembelajaran, dan penguatan literasi produktif dalam kerangka Kurikulum Merdeka. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran menulis dalam perspektif Kurikulum Merdeka perlu ditempatkan sebagai bagian dari penguatan literasi produktif untuk mengembangkan kemampuan berpikir, kreativitas, dan komunikasi tertulis peserta didik di sekolah dasar.
HARMONI DALAM KEPEMIMPINAN: PENDEKATAN TRI HITA KARANA DALAM TRANSFORMASI SEKOLAH DASAR Ni Made Krisna Maharani; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 6 No 6 (2026): JPTI - Juni 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.1772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif implementasi kepemimpinan berbasis Tri Hita Karana (THK) dalam mentransformasi sekolah dasar menuju sistem pendidikan yang holistik dan berkelanjutan serta merumuskan model konseptual kepemimpinan yang relevan dengan konteks pendidikan dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian literatur (library research) melalui analisis terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan kepemimpinan pendidikan, kearifan lokal, dan transformasi sekolah dasar. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui tahapan reduksi data, pengelompokan tematik, interpretasi, dan sintesis konseptual. Hasil sintesis menunjukkan bahwa implementasi nilai Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan mampu menggeser paradigma kepemimpinan sekolah dari pendekatan administratif menuju kepemimpinan transformasional berbasis nilai yang berkontribusi terhadap penguatan budaya organisasi sekolah, peningkatan profesionalisme guru, pembentukan karakter peserta didik, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terciptanya iklim sekolah yang harmonis. Penelitian ini menghasilkan Model Konseptual Kepemimpinan Transformasional Berbasis Tri Hita Karana yang terdiri atas lima komponen, yaitu input, process, mediating process, output, dan outcome. Model tersebut menjelaskan bahwa transformasi menuju Sustainable Elementary Schooldicapai melalui proses kepemimpinan transformasional yang diperkuat oleh budaya organisasi sekolah, profesionalisme guru, iklim kolaboratif, dan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sebagai mekanisme transformasi organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kearifan lokal dengan teori kepemimpinan transformasional dan sustainable leadership memberikan kontribusi konseptual dalam pengembangan model kepemimpinan pendidikan yang adaptif terhadap perubahan tanpa mengabaikan identitas budaya.