Yudi Permana
Universitas Islam Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Ruang Pembelajaran untuk Mengoptimalkan Proses Belajar pada Kondisi Defisit Ruang Kelas di Sekolah Dasar Yudi Permana; Ade Tutty Rokhayati Rosa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4066

Abstract

Keterbatasan ruang kelas (defisit ruang) masih menjadi permasalahan yang banyak dihadapi sekolah dasar dan berpotensi mengganggu efektivitas proses pembelajaran. Kondisi ini menuntut adanya strategi manajemen ruang pembelajaran yang adaptif agar kegiatan belajar tetap dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen ruang pembelajaran dalam mengoptimalkan proses belajar pada kondisi defisit ruang kelas di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SD Negeri Sukamanah Kabupaten Cianjur dan SD Negeri Caringin 2 Kabupaten Sukabumi. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah dan guru sebagai informan utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen ruang pembelajaran dilakukan melalui perencanaan penggunaan ruang, pengorganisasian jadwal pembelajaran, pemanfaatan ruang alternatif di lingkungan sekolah, serta evaluasi penggunaan ruang secara berkala. Strategi tersebut memungkinkan proses pembelajaran tetap berlangsung secara efektif meskipun dalam kondisi keterbatasan ruang kelas. Selain itu, kemampuan guru dalam menyesuaikan metode pembelajaran serta peran kepala sekolah dalam mengoordinasikan pengelolaan ruang menjadi faktor penting dalam mendukung optimalisasi proses belajar. Penelitian ini merekomendasikan penguatan perencanaan berbasis kebutuhan, pengembangan sistem penjadwalan yang lebih fleksibel, serta peningkatan kreativitas pemanfaatan ruang alternatif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji efektivitas manajemen ruang pembelajaran melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method serta pada konteks sekolah yang lebih beragam.