Encik Abdul Hajar
Universitas Maritim Raja Ali Haji

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Karakter Peserta Didik di SD Negeri 016 Tanjungpinang Timur melalui Kearifan Lokal Beganjal Muliwarman Muliwarman; Encik Abdul Hajar; Zaitun Zaitun; Nevrita Nevrita
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4439

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya integrasi nilai-nilai kearifan lokal Beganjal dalam proses pembelajaran di SDN 016 Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang, sehingga peserta didik belum memperoleh pemahaman yang utuh mengenai makna sosial dan budaya yang mendasari praktik gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kearifan lokal Beganjal terhadap penguatan karakter gotong royong dan tanggung jawab peserta didik di SDN 016 Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pretest–posttest nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kearifan lokal Beganjal memberikan pengaruh positif terhadap karakter peserta didik. Pada aspek gotong royong, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,81 dengan persentase 95,18% pada kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 3,24 dengan persentase 79,31% pada kategori baik. Pada aspek tanggung jawab, kelas eksperimen memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,86 dengan persentase 96,62% pada kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 3,24 dengan persentase 81,01% pada kategori baik. Dengan demikian, pembelajaran berbasis kearifan lokal Beganjal terbukti lebih efektif dalam memperkuat karakter gotong royong dan tanggung jawab peserta didik dibandingkan pembelajaran konvensional, sehingga dapat dijadikan alternatif pendekatan pembelajaran karakter di sekolah dasar.