Vivin Muji Rahayu
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kualitas Butir Soal dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Menggunakan Anates pada Siswa Kelas VII SMPN 1 SOOKO Vivin Muji Rahayu; Rufi’i Rufi’i; Sabariah Sabariah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i3.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal dan hasil belajar Bahasa Inggris menggunakan program Anates pada siswa kelas VII SMPN 1 Sooko. Analisis kualitas butir soal menjadi aspek penting dalam evaluasi pembelajaran karena menentukan tingkat validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis dokumen terhadap hasil tes Bahasa Inggris siswa kelas VII yang terdiri dari 32 siswa sebagai subjek dan instrumen berupa 25 butir soal pilihan ganda. Analisis dilakukan menggunakan program Anates versi 4.0.2 berbasis Teori Tes Klasik. Hasil menunjukkan bahwa instrumen memiliki reliabilitas sangat tinggi (r = 0,88), namun distribusi tingkat kesukaran belum ideal dengan dominasi butir mudah hingga sangat mudah (56%). Daya pembeda 76% butir tergolong baik hingga sangat baik, sementara 64% butir memiliki korelasi skor butir-total yang signifikan. Efektivitas pengecoh menunjukkan 53,3% pengecoh berfungsi baik, sedangkan sisanya perlu diperbaiki. Sebanyak 14 butir layak dipertahankan, 10 butir perlu direvisi, dan 1 butir disarankan diganti. Penelitian ini berkontribusi dengan menyediakan profil psikometrik spesifik soal Bahasa Inggris SMP dan menunjukkan bahwa reliabilitas tinggi tidak selalu beriringan dengan distribusi kesukaran yang ideal, sehingga evaluasi instrumen harus dilakukan secara multidimensi.