Riyan Danil Malik Al Ghifari
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dinamika Sosiokultural Dinasti Abbasiyah: Kontestasi Ruang Urban Abu Nawas dan Politik Patronase Al-Mutanabbi Riyan Danil Malik Al Ghifari; R. Myrna Nur Sakinah
QAZI: Journal of Islamic Studies Vol 3 No 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qz.v3i1.1113

Abstract

Penelitian ini mengkaji kondisi sosial dan budaya Dinasti Abbasiyah lewat analisis terhadap sepuluh puisi pilihan karya Abu Nawas dan Al-Mutanabbi. Menggunakan pendekatan kultural dan sosiologi sastra, artikel ini membedah bagaimana karya sastra berfungsi sebagai rekaman perubahan cara berpikir masyarakat Arab pada abad pertengahan. Puisi Abu Nawas (Love in Bloom, In the Bath-House, Don't Cry for Layla, dan The Last Poem) memperlihatkan sisi kehidupan bebas di perkotaan Baghdad, budaya minum anggur (khamriyyat), serta penolakan terhadap aturan puisi gurun pasir klasik. Sementara itu, puisi Al-Mutanabbi (Cowards, I Cried Until I Almost Make You Cry, One By Sixth Or Sixth By One, Until Our Love Was Honored I Concealed It, Beautiful Women, dan To Sayf Al-Dawla) menggambarkan nilai kepahlawanan (muru’ah), hubungan penyair dengan penguasa (politik patronase), serta pengaruh situasi politik istana. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebudayaan Abbasiyah diwarnai oleh persaingan antara gaya hidup bebas di perkotaan Baghdad dan aturan formal di dalam istana. Dengan demikian, keindahan sastra Arab pada masa ini berkaitan erat dengan perebutan kekuasaan, pembentukan identitas budaya, dan perubahan sosial masyarakatnya