Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Tata Kelola Teknologi Informasi dan Perbaikan Manajemen Risiko TI Menggunakan Framework Cobit 5 dengan Penentuan Prioritas berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) (Studi Kasus: Politeknik MBP Medan) Jimmy Peranginangin; Anjar Pinem
Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI) Vol. 12 No. 2 (2025): September: Informatics Management
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jmi.v12i2.122

Abstract

Penerapan teknologi informasi (TI) di lingkungan perguruan tinggi menjadi faktor kunci dalam mendukung proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Politeknik MBP Medan sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di Sumatera Utara telah mengimplementasikan berbagai sistem TI untuk menunjang kegiatan akademik dan administratif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi tingkat kapabilitas manajemen risiko TI pada proses EDM03 dan APO12 menggunakan framework COBIT 5; (2) mengidentifikasi kesenjangan (gap) antara kondisi aktual dan target; (3) menentukan urutan prioritas rekomendasi perbaikan menggunakan metode AHP. Metodologi yang digunakan adalah Process Assessment Model (PAM) COBIT 5 melalui wawancara, kuesioner, dan observasi terhadap 15 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kapabilitas EDM03 berada pada Level 1 (Performed Process) dengan skor 1,55, dan APO12 pada Level 1 dengan skor 1,40, masih jauh dari target Level 3. Analisis gap mengidentifikasi 8 risiko utama. Berdasarkan pembobotan AHP terhadap 5 kriteria (dampak risiko, biaya implementasi, kesiapan SDM, urgensi waktu, dan dukungan manajemen), diperoleh urutan prioritas perbaikan: (1) Pembentukan tim manajemen risiko TI, (2) Penyusunan kebijakan dan SOP, (3) Pengembangan Disaster Recovery Plan, (4) Pembuatan risk register, (5) Peningkatan kompetensi SDM. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi perbaikan yang terukur dan terprioritaskan bagi pengelola TI di lingkungan perguruan tinggi.
Pengembangan Sistem Informasi Akreditasi LAM INFOKOM Berbasis Web dengan Workflow Management untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Dokumen Akreditasi Anjar Pinem
Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI) Vol. 13 No. 2 (2026): SEPTEMBER: Jurnal Manajemen Informatika Medicom (JMI)
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digitalization of accreditation processes is an urgent need for higher education institutions to enhance efficiency and transparency. This research aims to develop a web-based accreditation information system for LAM INFOKOM that integrates workflow management to address the complex and often ineffective issues of accreditation document management. The system is designed using the Design Science Research (DSR) methodology, encompassing problem identification, requirements gathering, workflow design, database design, system design, implementation using the Laravel framework, and testing based on ISO/IEC 25010 standards. The results indicate that the developed system can automate the accreditation workflow, from cycle creation, PIC assignment, document upload, validation, review, to approval, while providing real-time monitoring and audit trails. The implementation of this system is expected to improve the effectiveness of accreditation document management, reduce the risk of document loss, and enhance the transparency of the accreditation process.