Yan Stevenson
Institut Seni Indonesia Padangpanjang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KARYA TARI RAYUAN SANG BATU INTERPRETASI MITOS SISYPHUS SEBAGAI REFLEKSI PSIKOLOGI KORUPSI DI INDONESIA Laila Rahmah Tusa’diah; Wardi Metro; Yan Stevenson; Syahril
EZRA SCIENCE BULLETIN Vol. 4 No. 2 (2026): July - December 2026
Publisher : Kirana Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/ezrasciencebulletin.v4i2.618

Abstract

Karya Tari Rayuan Sang Batu merupakan karya tari kontemporer yang terinspirasi dari mitos sisyphus dalam mitologi Yunani Kuno. Karya ini berangkat dari kegelisahan terhadap kondisi manusia yang terjebak dalam siklus hasrat, ambisi dan keinginan untuk meng      uasai keadaan. Dalam karya ini, batu tidak hanya di maknai sebagai beban hukuman, tetapi juga sebagai simbol godaan, kekuasaan dan kenikmatan yang terus di kejar meskipun membawa penderitaan. Interpretasi tersebut di kaitkan dengan fenomena korupsi di Indonesia melalui perspektif psikologi korupsi, yaitu kondisi ketika manusia terus mengulangi penyalah gunaan kekuasaan karena dorongan hasrat dan kepentingan pribadi Penciptaan karya ini menggunakan pendekatan tari kontemporer dengan eksplorasi gerak yang menekankan pada tubuh sebagai representasi kondisi psikologi manusia. Bentuk gerak di kembangkan melalui gerakan repetitif, tekanan tubuh, dorongan dan ketegangan untuk menggambarkan hubungan manusia dengan hasrat yang memikat dirinya sendiri. Karya ini tidak menghadirkan korupsi secara langsung ,tetapi lebih menekankan pada refleksi batin manusia yang terjebak dalam siklus keinginan, hasrat ,kekuasaan dan keterikatan terhadap ambisi tanpa akhir.