Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Sistem Informasi Digital Untuk Peningkatan Pelayanan Penumpang di Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang Rifki Rivaldi; Ubaedillah; Wahyudono
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8883

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan sistem informasi digital untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada penumpang di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi layanan sistem informasi digital yang ada serta merumuskan upaya pengembangannya agar penyampaian informasi menjadi lebih efektif, modern, dan mudah diakses oleh pengguna jasa bandar udara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama pelaksanaan On the Job Training (OJT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Wayfinding (DWF) yang tersedia saat ini masih berfungsi sebagai media informasi satu arah dan belum terintegrasi secara menyeluruh dengan sistem informasi digital yang ada. Di samping itu, pemanfaatan QR Code sebagai sarana untuk akses informasi mandiri juga belum optimal. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pengembangan Digital Wayfinding (DWF) berbasis touchscreen yang terintegrasi dengan website bandar udara serta didukung dengan fitur QR Code. Penempatan fasilitas ini diharapkan ada di area strategis terminal.Dengan pengembangan tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses informasi, efektivitas pelayanan, kenyamanan penumpang, serta mendukung transformasi digital dan penerapan konsep Smart Airport di Bandar Udara Internasional Kualanamu.
Pengaruh Media Informasi di Area Keberangkatan terhadap Pemahaman Penumpang Mengenai Barang Bawaan Kabin Pesawat Ahmad Zakly Mahyunir Nur; Sundoro; Wahyudono
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.8980

Abstract

Tingginya temuan barang bawaan dilarang di area keberangkatan Bandar Udara APT Pranoto Samarinda, mencapai 684 kasus selama Oktober 2025 hingga Maret 2026, mengindikasikan rendahnya pemahaman calon penumpang terhadap regulasi keamanan penerbangan, diduga akibat kurang efektifnya media informasi di area keberangkatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat pemahaman calon penumpang mengenai ketentuan barang bawaan ke kabin pesawat udara serta pengaruh media informasi terhadap pemahaman tersebut. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan karena mampu menghasilkan data terukur objektif dan diuji hipotesisnya secara statistik. Sampel berjumlah 92 calon penumpang dipilih melalui purposive sampling diperkuat accidental sampling, dengan kuesioner skala Likert lima tingkat dan dianalisis melalui regresi linear sederhana pada IBM SPSS Statistics. Hasil menunjukkan tingkat pemahaman calon penumpang berada pada kategori Sedang/Cukup Baik dengan skor rata-rata 18,51. Media informasi berpengaruh signifikan terhadap tingkat pemahaman calon penumpang, dibuktikan nilai t hitung 11,081 lebih besar dari t tabel 1,662 dengan signifikansi <0,001. Nilai R Square 0,577 menunjukkan kontribusi media informasi sebesar 57,7% terhadap pemahaman calon penumpang, sedangkan 42,3% dipengaruhi faktor lain seperti pengalaman terbang dan usia. Penelitian lanjutan disarankan mengkaji variabel lain seperti pengalaman terbang dan latar belakang pendidikan sebagai variabel kontrol, serta memperluas lokasi penelitian ke bandar udara lain guna meningkatkan generalisasi hasil.
Analisis Kebutuhan Sprinkler pada Gedung Keselamatan Penerbangan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug Sebagai Upaya Proteksi Kebakaran Samuel; Wahyudono; Imam Sonhaji
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9055

Abstract

Gedung Keselamatan Penerbangan Politeknik Penerbangan Indonesia Curug merupakan bangunan pendidikan bertingkat yang memiliki potensi risiko kebakaran akibat tingginya aktivitas, penggunaan peralatan elektronik, serta material mudah terbakar. Berdasarkan hasil observasi, gedung belum dilengkapi dengan sistem sprinkler sebagai bagian dari sistem proteksi kebakaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi sistem proteksi kebakaran yang tersedia serta menganalisis kebutuhan sprinkler berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 26/PRT/M/2008. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran pada gedung masih belum memadai karena hanya tersedia APAR, APAB, dan fire alarm, sedangkan sprinkler dan hydrant belum tersedia. Berdasarkan hasil analisis, gedung memerlukan pemasangan sprinkler sebanyak 376 titik, yang terdiri atas 130 titik di lantai basement, 153 titik di lantai satu, dan 93 titik di lantai dua. Pemasangan sistem sprinkler diharapkan dapat meningkatkan efektivitas proteksi kebakaran serta keselamatan penghuni gedung.
Mitigasi Risiko Kebakaran Kendaraan Listrik GATe dalam Keadaan Darurat Area Landside Yogyakarta International Airport Dendy Fu'at Prasetyo; Wahyudono; Nunuk Praptiningsih
Journal of Humanities Education Management Accounting and Transportation Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/hemat.v3i2.9056

Abstract

Kendaraan listrik GATe (Gadjahmada Airport Transporter Electric) telah dioperasikan di area landside Yogyakarta International Airport sebagai kendaraan operasional berbasis baterai lithium, yang memiliki karakteristik risiko berbeda dari kendaraan konvensional karena berpotensi mengalami overheating, thermal runaway, dan re-ignition, sementara fasilitas charging station khusus dan checklist inspeksi harian kendaraan listrik belum tersedia. Penelitian terdahulu yang relevan masih berfokus pada karakteristik teknis baterai lithium-ion dan keselamatan kendaraan listrik jalan raya secara umum, tanpa mengaitkannya dengan konteks operasional bandar udara, sehingga penelitian ini bertujuan mengkaji potensi risiko, potensi keadaan darurat, dan upaya mitigasi risiko kebakaran kendaraan listrik GATe di area landside Yogyakarta International Airport. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif studi kasus, karena bertujuan memperoleh pemahaman mendalam mengenai fenomena berdasarkan perspektif partisipan pada kondisi alamiah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur kepada empat informan yang dipilih dengan teknik purposive sampling, serta dokumentasi, dan diperiksa keabsahannya melalui triangulasi teknik, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi risiko kebakaran kendaraan GATe dipengaruhi oleh karakteristik baterai lithium-ion, kondisi sistem kelistrikan, dan efektivitas sistem pengendalian operasional; potensi keadaan darurat, menurut proyeksi informan, berupa kebakaran dengan durasi penanganan lebih panjang akibat kebutuhan pendinginan dan pemantauan pascapemadaman; sedangkan upaya mitigasi telah berjalan matang pada pemeliharaan kendaraan dan koordinasi antarunit, tetapi masih tertinggal pada instrumen inspeksi harian dan prosedur penanganan khusus kendaraan listrik. Penelitian ini merekomendasikan penerapan rancangan Daily Inspection Checklist kendaraan listrik GATe sebagai instrumen pelengkap untuk memperkuat identifikasi bahaya pada tahap pra-operasional guna mendukung keselamatan operasional bandar udara.