Ziadatur Rizqiyah
Program Studi Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Vokasi, Universitas Sunan Gresik, Gresik, Indonesia, 61153

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Tata Kelola Konservasi Mangrove Berbasis Masyarakat melalui Pendekatan Community-Based Conservation dan Community-based Research di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik Ichsan Suryo Wibowo; Al Izzha Kusumaningtyas; Ziadatur Rizqiyah
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1324

Abstract

Kawasan ekosistem mangrove di wilayah pesisir Desa Pangkahwetan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi, mendukung aktivitas sosial-ekonomi masyarakat, serta melindungi wilayah pesisir dari berbagai ancaman lingkungan. Namun, dalam beberapa dekade terakhir kawasan ini mengalami degradasi akibat aktivitas antropogenik dan pemanfaatan sumber daya pesisir yang belum memperhatikan prinsip keberlanjutan. Kondisi tersebut mengancam fungsi ekologis mangrove serta mengganggu stabilitas sistem sosial-ekologi masyarakat pesisir. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memulihkan fungsi ekosistem mangrove melalui edukasi dan sosialisasi berbasis konservasi. Program bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam upaya konservasi mangrove dengan menerapkan pendekatan Community-Based Conservation yang dipadukan dengan prinsip Community-Based Research. Pendekatan Community- Based Conservation diterapkan dengan menempatkan Masyarakat sebagai subjek aktif dalam identifikasi permasalahan dan perumusan Solusi konservasi, sedangkan prinsip Community-Based Research diwujudkan melalui penghimpunan persepsi, pengalaman dan pengetahuan local Masyarakat sebagai dasar penyusunan strategi rehabilitasi. Kegiatan dilakukan melalui metode curah pendapat (brainstorming) bersama masyarakat pesisir, kelompok nelayan, Pemerintah Desa Pangkahwetan, dan Kelompok Masyarakat Pengawas (PokMasWas) Muara Tangguh sebagai mitra konservasi. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dengan Tingkat kehadiran mencapai 100%. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran, pengetahuan, dan keterlibatan masyarakat mengenai aspek ekologi, sosial-ekonomi, mitigasi bencana, teknik penanaman dan perawatan bibit mangrove, serta monitoring kesehatan vegetasi. Program ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan serta menjadi dasar penyusunan strategi rehabilitasi dan rencana pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan. Luaran yang dihasilkan meliputi dokumen rencana pengelolaan kawasan pesisir, modul dan media edukasi konservasi mangrove, peta hasil identifikasi mangrove.