Koperasi wanita memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai lembaga ekonomi yang tangguh dan inklusif. Potensi tersebut tercermin dari tingginya keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi mikro dan usaha rumah tangga yang menjadi basis utama kegiatan koperasi wanita. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi anggota koperasi wanita dalam menerapkan prinsip-prinsip koperasi secara konsisten dan berkelanjutan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh temuan lapangan yakni rendahnya literasi koperasi dan belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip koperasi dalam praktik kelembagaan tata kelola koperasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, melalui pelatihan penerapan prinsip koperasi dalam kegiatan operasional koperasi. Sasaran kegiatan meliputi anggota, pengurus, dan pengawas koperasi wanita. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota terhadap jati diri dan prinsip operasi koperasi, meningkatnya kesadaran anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi, serta tumbuhnya komitmen pengurus untuk melaksanakan pendidikan anggota secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa pendidikan anggota merupakan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola, keberlanjutan usaha, dan jatidiri koperasi. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pendidikan anggota menjadi agenda rutin koperasi wanita dengan dukungan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi dan pemangku kepentingan terkait.