Muhamad Muslih
Program Studi Manajemen, Universitas Sunan Gresik, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Pendidikan Anggota Dalam Penguatan SDM Koperasi di Paguyuban Koperasi Wanita Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Rachman Halim Yustiyawan; Endang Muryani; Zaqia Rahma Dewi; Muhamad Muslih
Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2026): IJPM - Agustus 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/ijpm.1327

Abstract

Koperasi wanita memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai lembaga ekonomi yang tangguh dan inklusif. Potensi tersebut tercermin dari tingginya keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi mikro dan usaha rumah tangga yang menjadi basis utama kegiatan koperasi wanita. Kegiatan  Pengabdian  kepada  Masyarakat  (PkM)  bertujuan  untuk  meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan partisipasi anggota koperasi wanita dalam menerapkan prinsip-prinsip koperasi  secara  konsisten dan berkelanjutan.  Kegiatan ini  dilatarbelakangi oleh temuan lapangan yakni  rendahnya  literasi  koperasi  dan  belum  optimalnya  penerapan  prinsip-prinsip koperasi dalam praktik kelembagaan tata kelola koperasi. Metode  pelaksanaan  kegiatan  menggunakan  pendekatan  edukatif  dan  partisipatif, melalui pelatihan penerapan  prinsip  koperasi  dalam  kegiatan  operasional  koperasi. Sasaran  kegiatan  meliputi anggota, pengurus, dan pengawas koperasi wanita. Hasil  kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anggota terhadap jati  diri dan prinsip operasi koperasi, meningkatnya kesadaran anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna  jasa  koperasi,  serta  tumbuhnya  komitmen  pengurus  untuk  melaksanakan pendidikan anggota secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa  pendidikan anggota merupakan instrumen strategis dalam memperkuat tata kelola, keberlanjutan usaha, dan jatidiri koperasi. Oleh karena itu, direkomendasikan agar pendidikan anggota menjadi agenda rutin koperasi wanita dengan dukungan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi  dan pemangku  kepentingan  terkait.