Deswimar, Devi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Influence of Western Culture on The Behavior of Z Generation Rahmah, Sitti; Museliza, Virna; Nurani, Ratna; Deswimar, Devi
INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi Vol. 4 No. 2 (2023): INVEST : Jurnal Inovasi Bisnis dan Akuntansi
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/invest.v4i2.645

Abstract

This study aims to determine the influence of Western culture on the behavior of Generation Z in the city of Pekanbaru. And to find out that Western culture can influence the behavior of Generation Z in the city of Pekanbaru. The hypothesis was tested with a Simple Linear Regression Test, Partial Test Validity Test The results of his research based on statistical testers using the partial t test, showed that it had a t count value of 5.437> and T table 1.695 with a significance value of 0.000, namely (5.437> 1.695). So it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that Western Culture has a significant effect on Generation Z behavior in Pekanbaru city, meaning that if Western Culture advances, then Generation Za behavior will also change. Western Culture Variables have a positive and significant effect on the Behavior of Generation Z in the city of Pekanbaru with the appropriate significance value. There is a strong relationship between Western Culture on the Behavior of Generation Z in Pekanbaru City,
SOSIALISASI SERTIFIKASI HALAL DI ZONA KHAS KULINER HALAL AMAN SEHAT DI KOTA PAYAKUMBUH Museliza, Virna; Rahmah, Sitti; Deswimar, Devi; Rimet
IJTIMA': JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ijtima.2024.19414

Abstract

Zona KHAS adalah sebuah kawasan kuliner dengan minimal 10 (sepuluh) tenant (kedai) yang erat kaitannya dengan konsumsi makanan sehari-hari serta didukung dengan sarana dan prasarana yang mendukung pelayanan prima bagi konsumen. Dalam kawasan Zona KHAS harus terdapat tempat ibadah (musalah) dan perlengkapan ibadah atau dekat dengan masjid (maksimum berjarak 500 meter). Selain itu tersedia toilet yang bersih dan terpisah antara pria dan wanita, tempat mencuci tangan, dan area khusus untuk merokok. Banyak aspek yang perlu diperhatikan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di bidang kuliner, salah satunya mengurus sertifikasi halal. Sertifikat terbitan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) ini penting dimiliki pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Apalagi, mayoritas penduduk di Indonesia memeluk agama Islam dan memerlukan jaminan halal produk kuliner yang dikonsumsi. Sertifikasi halal mempunyai manfaat untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, meningkatkan pangsa pasar, meningkatkan daya saing bisnis. Dengan memiliki sertifikat halal, produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan lebih diterima di pasaran, terutama di kalangan konsumen Muslim yang membutuhkan produk halal agar lebih aman Ketika dikonsumsi. Untuk mendukung Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah agar mempunyai sertifikasi halal yang salah satunya adalah pelaku usaha makanan dan minuman. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) kembali membuka program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) dengan kuota 1 Juta Sertifikat dan setiap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah sudah bisa mendaftar di awal Januari 2023 dan pentahapan kewajiban sertifikasi halal tahap pertama akan berakhir pada tanggal 17 Oktober 2024.