Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik atlet Triathlon Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Surakarta berdasarkan spesialisasi nomor perlombaan yang diikuti. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Subjek penelitian terdiri atas 7 atlet Triathlon FTI Surakarta yang dipilih menggunakan teknik total sampling, dengan rentang usia 15–25 tahun. Atlet yang diteliti berasal dari nomor sprint triathlon individu, aquathlon individu, duathlon individu, dan mixed relay triathlon. Data yang dikumpulkan meliputi usia, tinggi badan, berat badan, indeks massa tubuh, pengalaman latihan, dan tingkat prestasi atlet. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata, simpangan baku, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa atlet Triathlon FTI Surakarta memiliki rata-rata usia 19,43 ± 3,69 tahun, tinggi badan 166,57 ± 8,18 cm, berat badan 58,71 ± 8,77 kg, indeks massa tubuh 21,08 ± 1,69 kg/m², dan pengalaman latihan 3,86 ± 2,12 tahun. Distribusi atlet berdasarkan spesialisasi nomor perlombaan terdiri atas sprint triathlon (28,57%), aquathlon (28,57%), duathlon (28,57%), dan mixed relay (14,29%). Sebagian besar atlet memiliki pengalaman latihan 3–4 tahun (42,86%) dan telah mengikuti kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional (85,72%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa atlet Triathlon FTI Surakarta memiliki karakteristik antropometri dan pengalaman latihan yang mendukung tuntutan olahraga triathlon. Perbedaan spesialisasi nomor perlombaan menunjukkan adanya kebutuhan performa yang berbeda pada setiap atlet sehingga diperlukan program latihan yang lebih spesifik sesuai dengan karakteristik dan tuntutan masing-masing nomor perlombaan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam proses pembinaan, evaluasi prestasi, dan pengembangan atlet triathlon secara berkelanjutan.