Farah Nadhifa
Universitas Muhammadiyah Aceh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA VIDEO DENGAN MEDIA LEAFLET DALAM MENINGKATAN PENGETAHUAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI PADA SISWI SMA Farah Nadhifa; Basri Aramico Ib; Mira Gusweni
Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jmkm.v11i1.6406

Abstract

Latar belakang: Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) merupakan metode deteksi dini kelainan payudara yang dapat dilakukan secara mandiri. Edukasi SADARI sejak remaja penting, namun pengetahuan remaja SMA Negeri 3 Banda Aceh terkait edukasi SADARI belum terlaksana secara optimal. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas penggunaan media video dan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada siswi SMA Negeri 3 Banda Aceh. Metode: Jenis penelitian quasi experiment dengan rancangan two group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 44 responden yang terdiri dari 22 kelompok media video dan 22 kelompok media leaflet, menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner serta lembar observasi. Analisis data menggunakan uji Paired T-Test, Independent T-Test, dan uji N-Gain. Hasil: terdapat peningkatan pengetahuan setelah diberikan intervensi pada kelompok media video dan media leaflet dengan nilai p value= 0,000. Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan terdapat perbedaan efektivitas antara media video dan media leaflet dengan nilai p value = 0,007. Hasil uji N-Gain diperoleh p value = 0,001 bahwa media video lebih efektif dibandingkan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan SADARI. Kesimpulan: menunjukkan bahwa media video dan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan SADARI pada siswi SMA Negeri 3 Banda Aceh, namun media video lebih efektif digunakan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi pada remaja putri.