Darmawansyih
School of Medicine, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PENGGUNAAN MODE TAMPILAN LAYAR SMARTPHONE DENGAN MATA LELAH (ASTENOPIA) & KUALITAS TIDUR SISWA SMKN 4 MAKASSAR: THE RELATIONSHIP BETWEEN SMARTPHONE DISPLAY MODE USAGE, EYE FATIGUE (ASTHENOPIA), AND SLEEP QUALITY AMONG STUDENTS OF SMKN 4 MAKASSAR Aisyah Alhumaira; Ulfah Rimayanti; Darmawansyih; Rosdianah Rahim; Muhammad Dahlan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1196

Abstract

Peningkatan penggunaan smartphone di kalangan remaja kini berkaitan dengan berbagai keluhan kesehatan, seperti astenopia dan penurunan kualitas tidur. Light mode merupakan mode tampilan layar standar pada smartphone, sementara itu fitur dark mode dikembangkan sebagai alternatif untuk mengurangi intensitas blue light guna meningkatkan kenyamanan visual dan kualitas tidur. Namun, hubungan tersebut masih perlu dibuktikan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan mode tampilan layar smartphone dengan kejadian astenopia dan kualitas tidur siswa SMKN 4 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 234 responden dan terpilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mode tampilan layar, kuesioner Visual Fatigue Index (VFI) untuk menilai astenopia, dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur, yang kemudian dianalisis dengan uji Pearson Chi-Square. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara mode tampilan layar dengan kejadian astenopia (p-value=0.031). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara mode tampilan layar dengan kualitas tidur (p-value=0.533). Kesimpulannya, pemilihan mode tampilan layar berhubungan dengan risiko terjadinya astenopia, namun tidak berhubungan langsung dengan kualitas tidur.