Sugianto Mukmin
Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN ORFORGLIPRON DALAM TATALAKSANA PASIEN DENGAN OBESITAS: THE ROLE OF ORFORGLIPRON IN THE MANAGEMENT OF PATIENTS WITH OBESITY Sugianto Mukmin; Amanda Trixie Hardigaloeh; Dira Wahyuni Siregar; Ermawati MH Siregar; Agustiawan
Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan - Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Vol. 25 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/ibnusina.v25i2.1231

Abstract

Obesitas merupakan penyakit kronis multifaktorial yang ditandai oleh akumulasi lemak berlebih yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiometabolik. Terapi yang tersedia saat ini masih memiliki keterbatasan, baik dari sisi efektivitas jangka panjang maupun kepatuhan pasien. Orforglipron merupakan agonis reseptor GLP-1 oral non-peptida yang dikembangkan sebagai alternatif terapi obesitas yang lebih praktis. Tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi peran orforglipron dalam tatalaksana obesitas berdasarkan bukti ilmiah terkini. Metode yang digunakan berupa penelusuran literatur dari uji klinis fase 2 dan fase 3 yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orforglipron mampu menurunkan berat badan secara signifikan, dengan rerata penurunan sekitar 7,8–12,4% pada studi fase 3 dan hingga 14,7% pada dosis tertinggi studi fase 2. Selain itu, terapi ini juga memperbaiki parameter metabolik seperti kadar glukosa darah, HbA1c, dan lingkar pinggang. Mekanisme kerja orforglipron melibatkan aktivasi reseptor GLP-1 yang meningkatkan sekresi insulin, memperlambat pengosongan lambung, dan menekan nafsu makan. Efek samping yang paling sering dilaporkan berupa gangguan gastrointestinal dan umumnya dapat ditoleransi. Secara klinis, orforglipron menunjukkan potensi sebagai terapi oral yang efektif dan praktis untuk membantu penurunan berat badan pada pasien obesitas maupun overweight dengan komorbid metabolik. Namun, penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan keamanan jangka panjang dan posisi optimalnya dalam algoritma terapi obesitas.