Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Yurisprudensi dalam Pengembangan Hukum Mawaris di Indonesia Halim Al Ansori; Aida Fitroh Hidayah; Fadia Rahma Noviana; M. Syaqiq Al Balkhiy
Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum mawaris merupakan bagian dari hukum keluarga Islam yang mengatur peralihan harta peninggalan pewaris kepada ahli waris yang berhak. Di Indonesia, perkembangan hukum mawaris tidak hanya bersumber dari Al-Qur’an, hadis, dan fikih klasik, tetapi juga dipengaruhi oleh Kompilasi Hukum Islam (KHI), peraturan perundang-undangan, serta praktik peradilan agama. Yurisprudensi memiliki peran penting sebagai instrumen penemuan dan pengembangan hukum, terutama ketika norma tertulis belum mampu menjawab seluruh persoalan kewarisan yang berkembang dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan yurisprudensi dalam sistem hukum Indonesia serta mengkaji kontribusinya terhadap perkembangan hukum mawaris. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui kajian terhadap regulasi, KHI, serta putusan pengadilan terkait kewarisan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yurisprudensi berperan dalam mengisi kekosongan hukum, menafsirkan norma kewarisan, menjaga konsistensi putusan, serta menyesuaikan penerapan hukum mawaris dengan dinamika sosial. Dengan demikian, yurisprudensi menjadi penghubung antara fikih klasik, hukum positif Islam, dan upaya mewujudkan keadilan dalam penyelesaian sengketa waris di Indonesia.
Edukasi Pencegahan Bullying Sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Sekolah Yang Aman Di SD Negeri 2 Singamerta Aida Fitroh Hidayah; Chantika Anisatul Azizah; Zayyina Maulidatin Ni'ma; Hafifah Gunarti; Nisaul Karimah; Fi'ah; Fitriya Nur Azizah; Lia Dewi Munfarida; Fatma Yuliyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 4 No. 1 (2026): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v4i1.9254

Abstract

Bullying atau perundungan adalah salah satu jenis kekerasan yang bisa terjadi di lingkungan sekolah dasar, dan memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan psikologis, sosial, serta pendidikan siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa memahami lebih baik tentang bullying, termasuk berbagai bentuknya, alasan mengapa hal itu terjadi, dampak yang bisa timbul, cara mencegahnya, serta langkah-langkah yang tepat jika menghadapi kasus perundungan. Kegiatan tersebut diadakan di SD 2 Singamerta, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, sebagai bagian dari program Kuliah Pengabdian Masyarakat yang diadakan oleh Universitas Sains Al-Qur'an Jawa Tengah di Wonosobo. Metode yang digunakan mencakup observasi awal, membuat materi pembelajaran, memberikan materi tentang anti-bullying secara interaktif, melakukan diskusi serta tanya jawab, dan melakukan refleksi. Materi yang dibahas meliputi bentuk-bentuk bullying seperti fisik, verbal, psikologis, sosial, serta perundungan melalui media digital.Di dalam materi tersebut juga dijelaskan peran yang dimiliki oleh korban, pelaku, dan saksi dalam situasi bullying. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa terlibat secara aktif selama proses penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Siswa dapat memberi contoh tindakan yang termasuk perundungan dan menyebutkan beberapa cara yang bisa dilakukan jika melihat atau mengalami perundungan. Sesi tanya jawab juga memungkinkan siswa untuk berbagi pengalaman terkait perundungan dalam lingkungan yang nyaman dan bermakna. Kegiatan ini menunjukkan bahwa cara mengajar anti-bullying secara interaktif bisa menjadi langkah awal mencegah terjadinya perundungan.Dengan metode ini, siswa lebih mudah memahami masalah, belajar merasa empati, dan bertindak tepat ketika menghadapi tindakan perundungan. Edukasi yang berkelanjutan memerlukan kerja sama antara sekolah, siswa, orang tua, dan masyarakat agar bisa menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak.
Model Pengabdian Masyarakat Berbasis Keselamatan Jalan melalui Identifikasi Titik Prioritas dan Pemasangan Delineator di Desa Singamerta Abdul Husain Syahidi; Muhammad Faizal Alhanif; Huda Abi Rustono; Yudha Agung Pamungkas; Ahmad Irvan Muhaimin; Aida Fitroh Hidayah; Anisa Ell Raharyani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.5437

Abstract

Keselamatan para pengguna jalan adalah hal penting dalam membantu masyarakat bergerak bebas, terutama di daerah pedesaan yang mempunyai jalanan berkelok, curam, serta kurangnya tanda-tanda visual yang jelas. Desa Singamerta, kecamatan Sigaluh, kabupaten Banjarnegara memiliki beberapa jalur yang perlu diperhatikan dari segi visibilitas dan keselamatan pengguna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memahami kondisi dan kebutuhan tentang tanda visual di jalur yang berkelok, menanjak, dan memiliki visibilitas terbatas. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menginstal delineator pada titik-titik yang telah ditentukan, dengan melibatkan pemerintah desa serta masyarakat sekitar. Metode pelaksanaannya dilakukan secara bersama-sama, yaitu dengan mengamati kondisi jalan, menemukan titik-titik yang perlu ditandai, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan warga sekitar, merencanakan kebutuhan material, membuat delineator, memasangnya, serta hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, terdapat sembilan titik yang dipilih sebagai prioritas untuk dipasang dengan total 32 unit delineator. Delineator dibuat dari pipa PVC dengan ukuran diameter 2,5 inci dan panjang 1 meter, kemudian dipasang di bagian jalan yang membutuhkan penanda visual tambahan. Pemasangan delineator memberikan perubahan visual pada ruas jalan serta memberikan informasi tambahan bagi pengguna dalam mengenali arah dan batas jalan.