Sendi Wahyu Triono
Universitas Sains Al-Qur'an

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Nasab Anak Bayi Tabung Pascakematian Suami: Analisis Fatwa MUI Tahun 1979 Sendi Wahyu Triono; Azka Adiliyan Sultoni; Khoirunnisa Milenia Tsalisa; Stevani Lusiana Putri
Jurnal Ilmu Hukum Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: Mei-Juli
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi reproduksi seperti inseminasi buatan (bayi tabung) menimbulkan berbagai permasalahan hukum dalam Islam, khususnya terkait keabsahan nasab, status perkawinan, serta kemungkinan keterlibatan pihak ketiga dalam proses pembuahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status hukum inseminasi buatan dalam perspektif hukum Islam dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dan analisis terhadap dokumen fatwa ulama. Sumber utama penelitian ini meliputi fatwa Majelis Ulama Indonesia serta pandangan para ulama fikih kontemporer yang relevan dengan isu reproduksi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inseminasi buatan dibolehkan dalam Islam apabila dilakukan oleh pasangan suami istri yang sah dan menggunakan sperma serta ovum dari keduanya tanpa melibatkan donor. Kebolehan ini didasarkan pada prinsip maqāṣid al-sharīʿah, khususnya dalam menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl). Namun demikian, praktik ini tetap harus mengikuti ketentuan medis dan etika yang sesuai syariat guna mencegah penyimpangan dan menjaga integritas keluarga.