This Author published in this journals
All Journal Sari Pediatri
Salsadilla Amira Safitri
Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Berat Badan Lahir Rendah dan Prematuritas dengan Derajat Ikterus Neonatorum di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Salsadilla Amira Safitri; Sulaiman Yusuf; Zakiaturrahmi Zakiaturrahmi; Herlina Dimiati; Desi Maghfirah
Sari Pediatri Vol 28, No 1 (2026)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp28.1.2026.33-41

Abstract

Latar belakang. Ikterus neonatorum merupakan kondisi yang sering dialami bayi baru lahir dan berpotensi menimbulkan komplikasi neurologis apabila tidak ditangani secara adekuat. Bayi dengan berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur memiliki fungsi hati yang belum matang sehingga diduga lebih berisiko mengalami hiperbilirubinemia. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan klasifikasi berat badan lahir rendah dan prematuritas dengan derajat ikterus neonatorum. Metode. Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis. Sampel penelitian adalah neonatus dengan berat badan lahir rendah dan prematuritas yang mengalami ikterus neonatorum di RSUDZA Banda Aceh selama periode Januari-Desember 2024. Sampel terdiri dari 44 rekam medis neonatus yang dipilih dengan teknik total sampling menggunakan kriteria iknklusi dan eksklusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat kemaknaan p<0,05.Hasil. Hasil penelitian menunjukkan derajat ikterus terbanyak adalah derajat sedang (61,4%), klasifikasi berat badan lahir rendah terbanyak adalah berat badan lahir rendah 1500-2499 gram (84,1%), dan klasifikasi prematuritas terbanyak adalah prematuritas sedang hingga lanjut (81,8%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa klasifikasi berat badan lahir rendah tidak berhubungan signifikan dengan derajat ikterus neonatorum (p=0,191; r=-0,201). Hasil yang sama juga ditemukan pada klasifikasi prematuritas yang tidak berhubungan signifikan dengan derajat ikterus neonatorum (p=0,813; r=0,037). Kesimpulan. Klasifikasi berat badan lahir rendah dan prematuritas tidak berhubungan signifikan dengan derajat ikterus neonatorum.