Hestri Yani Tetoyo
Institute of Technology and Health Science RS dr Soepraoen, Malang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG HIPERTENSI DENGAN UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUONO Dian Pitaloka Priasmoro; Hestri Yani Tetoyo
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1378

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan darah yang tidak normal dalam pembuluh darah arteri secara terus-menerus. Banyak faktor risiko yang menyebabkan penyakit hipertensi. Adapun faktor risiko terjadinya hipertensi dapat dibedakan atas faktor risiko yang tidak dapat diubah seperti genetik, jenis kelamin, dan umur, dan faktor risiko yang dapat diubah seperti kegemukan atau obesitas, kurang olahraga atau aktivitas fisik, merokok, stres, konsumsi alkohol, dan konsumsi garam. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Duono. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 80 responden di Puskesmas Duono, Kabupaten Halmahera Barat. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan hipertensi dengan upaya pencegahan, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan upaya pencegahan hipertensi (p-value 0,001 < 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dengan upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Duono. Semakin baik tingkat pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, semakin baik pula upaya pencegahan hipertensi yang dilakukan.