Tia Amestiasih
Program Sarjana Keperawatan, Universitas Respati Yogyakarta, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Intervensi Keperawatan Nonfarmakologis untuk Manajemen Nyeri Akut Pascaoperasi pada Pasien Fraktur Ortopedi: A Scoping Review Januar Rizqi; Ririn Wahyu Widayati; Tia Amestiasih
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1384

Abstract

Latar Belakang: Nyeri akut pascaoperasi fraktur merupakan masalah klinis yang dapat menghambat mobilisasi, mengganggu kualitas tidur, meningkatkan kecemasan, memperpanjang masa rawat, dan memengaruhi pemulihan pasien. Intervensi keperawatan nonfarmakologis bisa digunakan sebagai strategi adjuvan dalam manajemen nyeri, tetapi bukti pada konteks fraktur ortopedi masih tersebar dan bervariasi. Tujuan: untuk memetakan bukti mengenai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk manajemen nyeri akut pascaoperasi fraktur ortopedi di rumah sakit. Metode: Review ini disusun berdasarkan kerangka Population, Concept, dan Context (PCC) dan dilaporkan mengikuti PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed/MEDLINE dan Scopus tanpa pembatasan tahun publikasi. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, kemudian diekstraksi menggunakan formulir charting terstruktur. Sintesis dilakukan melalui descriptive numerical summary, evidence mapping, dan narrative synthesis. Hasil: Sebanyak 68 records diidentifikasi, 15 duplikasi dihapus, dan 53 records diseleksi. Delapan randomized controlled trials memenuhi kriteria inklusi. Intervensi yang terpetakan dikelompokkan menjadi lima kategori: sensory and distraction interventions, traditional and complementary medicine, mind-body and relaxation interventions, manual therapy, dan multimodal nursing care. Kesimpulan: Intervensi keperawatan secara nonfarmakologis berpotensi mendukung manajemen nyeri pascaoperasi fraktur ortopedi.