Bambang Riyawan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEGARAN KETERAMPILAN INTRAVENOUS INSERTION TERHADAP FIRST-ATTEMPT SUCCESS RATE PADA PERAWAT DAN BIDAN DI MAYAPADA HOSPITAL SURABAYA Maulana Yusuf; Panji Putro Pamungkas; Bambang Riyawan; Ayu Dina Nurmilsari
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1456

Abstract

Latar Belakang: Pemasangan infus perifer IV (intravenous insertion) merupakan tindakan invasif yang paling sering dilakukan di rumah sakit. Keberhasilan pada tusukan pertama (first-attempt success rate) adalah indikator mutu pelayanan yang berdampak langsung pada keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi biaya perawatan. Kegagalan berulang meningkatkan risiko komplikasi dan trauma pada pasien. Oleh karena itu, diperlukan program penyegaran keterampilan secara berkala bagi tenaga kesehatan. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis efektivitas program penyegaran keterampilan (skill refreshment) IV insertion terhadap first-attempt success rate pada perawat dan bidan di Mayapada Hospital Surabaya. Metode Penelitian menggunakan desain Quasi-Experimental dengan rancangan Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian yaitu 300 data tindakan pemasangan infus yang memenuhi kriteria inklusi, diambil pada dua periode: April–Juni 2025 (tahap pre-intervention) dan April–Juni 2026 (tahap post-intervention). Intervensi berupa program penyegaran keterampilan yang mencakup edukasi teori, demonstrasi, simulasi, dan return demonstration. Data dikumpulkan melalui lembar observasi terstruktur. Analisis data dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada angka keberhasilan first-attempt success rate setelah dilakukan program penyegaran keterampilan. Kelompok pre-intervention, angka keberhasilan tercatat sebesar 91,7% sedangkan pada kelompok post-interventionmenjadi 93,62% Analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pada keberhasilan pemasangan infus sebelum dan sesudah program diberikan. Kesimpulan: Program penyegaran keterampilan IV insertion efektif dalam meningkatkan first-attempt success rate pada perawat dan bidan di Mayapada Hospital Surabaya. Program ini direkomendasikan sebagai bagian dari pelatihan kompetensi berkelanjutan untuk meningkatkan standar mutu asuhan keperawatan dan keselamatan pasien.