Rizka Wulan Aliandini
Universitas Triatma Mulya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Kompres Dingin Daun Mint Terhadap Nyeri Kaki Bawah Pada Pedagang Kaki Lima Di Pasar Ijo Gading Rizka Wulan Aliandini; I Ketut Andika Priastana; Eka Lutfiatus Solehah
Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Keperawatan dan Ners IKBIS Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59894/jpkk.v6i3.1469

Abstract

Latar Belakang: Nyeri kaki bawah merupakan salah satu keluhan nyeri muskuloskeletal yang sering dialami oleh pedagang kaki lima akibat aktivitas berdiridalam waktu lama dan kondisi kerja yang tidak ergonomis. Kondisi ini dapat menurunkan kenyamanan, produktivitas, serta kualitas hidup. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan adalah kopres dingin daun mint yang memiliki efek analgesik dan relaksasi. Tujuan: Mengidentifikasi pengaruh pemberian kompres dingin daun mint terhadap nyeri kaki bawah pada pedagang kaki lima di pasar ijo gading. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pre-ekperimental dengan pendekatan one grup pretest-posttest. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 57 responden. Variabel independen adalah kompres dingin daun minta dan variabel dependen adalah nyeri kaki bawah. Pengumpulan data menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikan <0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata nyeri sebelum intervensi adalah 2,00 dan setelah intervensi menurun menjadi 1,00. Hasil uji statistik diperoleh nilai p-value <0,001, yang menunjukan adanya pengaruh signifikan kompres dingin daun mint terhadap penurunan nyeri kaki bawah pada pedagang kaki lima. Kesimpulan: Kompres dingin daun mint memberikan efek dingin melalui kandungan menthol yang dapat menurunkan persepsi nyeri, mengurangi ketegangan otot, serta meningkatkan sirkulasi darah. Terapi ini mudah dilakukan, aman, dan dapat dijadikan alternatif dalam manajemen nyeri nonfarmakologis.