Transformasi digital layanan kesehatan mendorong kebutuhan interoperabilitas data pencitraan medis antara sistem Picture Archiving and Communication System (PACS) rumah sakit dengan platform nasional SATUSEHAT. Implementasi integrasi Digital Imaging and Communications in Medicine (DICOM) pada berbagai rumah sakit masih menghadapi kendala berupa ketidakkonsistenan metadata, variasi standar antarvendor, serta tingginya tingkat penolakan data akibat validasi yang tidak memenuhi standar interoperabilitas. Penelitian ini bertujuan mengembangkan arsitektur DICOM Gateway berbasis Validation Engine dan Metadata Normalization untuk meningkatkan keberhasilan integrasi PACS–SATUSEHAT secara otomatis dan terstruktur. Penelitian menggunakan metode Design Science Research (DSR) yang terdiri atas identifikasi masalah, perancangan artefak, pengembangan prototipe, demonstrasi, dan evaluasi sistem. Validation Engine dikembangkan menggunakan pendekatan rule-based dynamic validation berbasis JSON untuk memvalidasi mandatory tags, konsistensi metadata, validasi ServiceRequest, dan sinkronisasi identitas pasien dengan data pasien di Hospital Information System (HIS). Selain itu, Tag Normalizer digunakan untuk melakukan normalisasi metadata DICOM menuju format interoperabel berbasis FHIR. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan keberhasilan pengiriman ImagingStudy sebesar 91,3% dibandingkan dengan data PACS sebelum normalisasi. Pengujian performa juga menunjukkan rata-rata latency validasi sebesar 142 ms untuk pemrosesan 2.500 studi DICOM. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan middleware interoperabilitas pencitraan medis yang adaptif terhadap heterogenitas sistem rumah sakit serta mendukung integrasi layanan kesehatan nasional.