Manutmasa, Hawila Dorenci
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ETHNOMATHEMATICS-BASED LEARNING OF THE EARTH BALL MONUMENT FOR STUDENTS OF CLASS VII OF SMP NEGERI 2 WERMAKTIAN Manutmasa, Hawila Dorenci; Samuel Urath; Yoseph Watratan
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2025
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/s8g3cp40

Abstract

Ethnomathematics-based learning is currently highly relevant and aligns well with the students' environmental context. This approach facilitates learning by connecting with students’ experiences and perceptions. This study aims to examine the improvement in learning outcomes of Grade VII students at SMPN 2 Wermaktian through ethnomathematics-based learning centered on the "Bola Bumi" monument. The research method employed is a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation (observing student learning activities and teacher instruction), structured interviews with teachers and students, and tests (assessing learning outcomes based on indicators developed by the researcher). Data analysis follows the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that implementing the model based on ethnomathematics progressively enhances students’ learning activities. Student activity significantly increased from 36.7% in the first meeting to 96.7% in the third meeting, while teacher activity improved from 46.7% to 100%, reflecting enhanced abilities to motivate, facilitate interaction, and guide discussions. Additionally, there was a notable improvement in the percentage of students achieving learning mastery, rising from 4.2% in the initial test to 83.4% in the final test. This improvement is attributed to the ethnomathematics-based  approach, which boosts students’ enthusiasm for learning by connecting the material with local culture. Moreover, this approach successfully elevated students' active participation to a very high category, demonstrating that integrating mathematics with culture makes learning more meaningful, relevant, and enjoyable for students.
PEMBELAJARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA TUGU BOLABUMI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 WERMAKTIAN Manutmasa, Hawila Dorenci; Manutmasa, Hawila; Watratan, Yoseph
JPGENUS: Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Generasi Nusantara (JPGENUS), Edisi Juli-Desember 2026
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/cq8h4y64

Abstract

Pembelajaran berbasis etnomatematika saat ini menjadi sangat penting dan sesuai dengan keadaan lingkungan siswa. Hal ini akan mempermudah siswa dalam belajar sesuai dengan apa yang mereka alami dan rasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 2 Wermaktian berbasis etnomatematika tugu bola bumi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori matematika, etnomatematika, pembelajaran dan hasil belajar. Adapun metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukann di SMPN 2 Wermaktian yang dimulai pada tanggal 23 September sampai 17 Oktober 2024. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi yang meliputi observasi aktivitas belajar siswa dan pengajaran guru, teknik wawancara meliputi wawancara terstruktur di mana peneliti melakukan wawancara terhadap guru dan siswa, teknik tes meliputi tes kemampuan hasilbelajar yang telah disusun oleh peneliti berdasarkan pada beberapa indikator. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik miles dan huberman yang meliputi reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menunjukkanHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etnomatematika secara bertahap meningkatkan aktivitas belajar siswa. Aktivitas siswa meningkat signifikan dari 36,7% pada pertemuan pertama menjadi 96,7% pada pertemuan ketiga, sedangkan aktivitas guru juga meningkat dari 46,7% menjadi 100% dengan peningkatan kemampuan dalam memotivasi,memfasilitasi interaksi, dan mengarahkan diskusi. Selain itu terjadi peningkatan signifikan pada persentase jumlah siswa yang tuntas, dari 4,2% pada tes awal menjadi 83,4% pada tes akhir, yang disebabkan oleh pendekatan Pembelajaaan berbasis etnomatematika yang meningkatkansemangat belajar siswa dengan menghubungkan materi pembelajaran dengan budaya lokal. Selain itu, pendekatan ini juga berhasil meningkatkan keterlibatan aktif siswa hingga kategori sangat baik, membuktikan bahwa integrasi matematika dengan budaya membuat pembelajaran lebih bermakna, relevan, dan menyenangkan bagi siswa.