Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan Desain Prototipe Sistem Pemantauan Kelembapan dan Potensi Pertumbuhan Jamur Berbasis Internet of Things (IoT) Dike Bayu Magfira; Firman Yudianto; Ima Kurniastuti; Maula Nahdliyah Muchlis; Mochammad Bakhri Ilmi Kurniawan; Mohammad Qo'is Fathur Rohmani
JURNAL TECNOSCIENZA Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL TECNOSCIENZA
Publisher : JURNAL TECNOSCIENZA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/6z4y0s95

Abstract

 Kelembapan udara yang tinggi pada ruangan tertutup dapat memicu pertumbuhan jamur yang berdampak negatif terhadap kesehatan manusia serta menurunkan kualitas dan keawetan material bangunan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pemantauan yang mampu memonitor kondisi kelembapan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang desain prototipe sistem pemantauan kelembapan dan potensi pertumbuhan jamur berbasis Internet of Things (IoT). Metode penelitian difokuskan pada tahap perancangan sistem, meliputi desain perangkat keras dan perangkat lunak, tanpa melakukan implementasi langsung di lapangan. Perangkat keras yang dirancang terdiri dari sensor kelembapan DHT22 dan mikrokontroler ESP32 yang dilengkapi dengan konektivitas Wi-Fi untuk transmisi data. Pada sisi perangkat lunak, sistem menggunakan antarmuka berbasis web yang berfungsi menampilkan data kelembapan secara real-time dalam bentuk grafik harian. Proses perancangan mencakup integrasi antar komponen, alur kerja sistem, serta logika pemrograman untuk pengiriman dan visualisasi data. Selain itu, prototipe ini juga dilengkkapi dengan rancangan sistem notifikasi berbasis ambang batas yang memberikan peringatan ketika nilai kelembapan melebihi batas aman yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur. Desain sistem ini direncanakan untuk diterapkan pada area rentan seperti gudang, laboratorium, dan ruang penyimpanan arsip. Hasil penelitian berupa desain prototipe yang siap dikembangkan pada penelitian lanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan sistem monitoring lingkungan berbasis IoT yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan. 
Sosialisasi Sistem Informasi Manajemen Proyek CV. Galaxy Kolaborasi dengan Gapensi Kabupaten Trenggalek: Dissemination of the Project Management Information System at CV. Galaxy in Collaboration with GAPENSI Trenggalek Regency Fajar Annas Susanto; Tri Deviasari Wulan; Rizki Amalia Elfita; Mochammad Bakhri Ilmi Kurniawan; Maula Nahdliyah Muchlis; Moch. Azizi Alfarizki; Muhammad Izzul Haq
Indonesia Berdaya Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.20261599

Abstract

Sebagian besar pelaku usaha jasa konstruksi anggota GAPENSI Kabupaten Trenggalek masih mengelola proyek secara manual, sehingga rentan mengalami miskomunikasi dan keterlambatan pelaporan. Sebagai solusi, tim pengabdian masyarakat mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Proyek (SIMP) di CV. Galaxy. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan kolaborasi GAPENSI Kabupaten Trenggalek yang melibatkan 13 peserta yang mengikuti tahapan persiapan pemaparan system dan dilanjutkan demonstrasi system yang diimplementasikan di CV. Galaxy. Kemudian pada tahap akhir sosialisasi dilakukan evaluasi kepada peserta kegiatan melalui kuesioner posttest. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata pemahaman dan kepuasan peserta sebesar 4,45 dari 5 (kategori Sangat Baik). Peserta memberikan apresiasi tinggi terhadap kepraktisan sistem digital dibanding cara manual serta menunjukkan minat untuk mengadopsi sistem serupa. Kegiatan ini berhasil menjadi langkah awal yang positif dalam mendorong digitalisasi manajemen proyek di CV. Galaxy dan anggota GAPENSI Kabupaten Trenggalek. Abstract: Most construction service businesses affiliated with GAPENSI Trenggalek Regency still manage their projects manually, making them vulnerable to miscommunication and delays in project reporting. As a solution, the community service team implemented a Project Management Information System (PMIS) at CV. Galaxy. The dissemination activity was conducted in collaboration with GAPENSI Trenggalek Regency and involved 13 participants. The activity consisted of a preparation stage, a presentation of the system, and a demonstration of the system implemented at CV. Galaxy. At the final stage, participants were evaluated using a post-test questionnaire. The evaluation results showed an average participant comprehension and satisfaction score of 4.45 out of 5, categorized as Very Good. Participants highly appreciated the practicality of the digital system compared with conventional manual methods and demonstrated an interest in adopting a similar system. This activity successfully served as a positive initial step toward promoting the digitalization of project management at CV. Galaxy and among GAPENSI members in Trenggalek Regency.