Qoonitah Az Zahra
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Role of Health Programs Utilization and Social Factors on Adolescent Anemia Status Izzatul Arifah; Mutiara Bahi Almayda; Zahrina Widyani; Qoonitah Az Zahra; Shinta Ramadhania Nuraisyah; Kusuma estu Werdani
Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Semarang in collaboration with Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI Tingkat Pusat) and Jejaring Nasional Pendidikan Kesehatan (JNPK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v20i4.15611

Abstract

Adolescent-friendly Health Services (PKPR’s Nutrition service) are intended to eliminate adolescent malnutrition, including anemia. However, the effect of health program utilization on adolescent anemia has rarely been studied. This study intends to examine the prevalence of anemia, the relation of social and behavioral factors, and the use of PKPR’s nutrition service with the anemia status of adolescent girls in Surakarta. A school-based cross-sectional design was conducted at a senior high school in Surakarta. Samples were 275 female students in grades 10 and 11 who had experienced menstruation. Multiple regression analysis is deployed to model the factors associated with anemia. The prevalence of anemia in female students was 37.82%. The employment status of the father and mother is associated with the anemia status of adolescents. Other factors, such as parent education, family affluence scale, behavior factors, parent support, knowledge, attitude, perception, and self-efficacy, were not associated with anemia status. PKPR’s nutrition service utilization did not correlate with adolescents' anemia status. PKPR’s nutrition service has not yet had an impactful outcome in reducing the frequency of anemia. Further research is needed to evaluate its implementation and impact on adolescent health outcomes.
Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Penanggulangan Demam Berdarah Dengue di Dusun IV Desa Tegalsari Najma Azizah Nurrahmah; Faturohit Rois Imron Santoso; Qoonitah Az Zahra; Nabila Lutfiana Putri; Seffiana Febri Nuraisa; Salma Khoirunnisa; Elvina Safarinda; Septina Ummi Latifah; Virgitha Pramesti Agustianty; Sri Utami; Sheena Ramadhia Asmara Dhani
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2025: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis situasi yang dilakukan melalui Survei Mawas Diri (SMD) menunjukkan bahwa kondisi sosial-ekonomi masyarakat berpengaruh terhadap derajat kesehatan mereka. Di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo, terdapat beragam tantangan kesehatan yang perlu diatasi, terutama mengingat mayoritas penduduknya adalah lansia yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan laporan Praktik Belajar Lapangan (PBL) yang dilaksanakan, masalah yang dihadapi di masyarakat mencakup Demam Berdarah Dengue (DBD), Hipertensi, dan Pengelolaan Sampah. Jenis pengabdian menggunakan metode One Group Pretest-Posttest Design, dengan partisipasi 26 orang warga Dusun 4. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 10,5 (SD 1,1) menjadi 11,03 (SD 0,9), namun peningkatan ini tidak signifikan secara statistik (p-value 0,066). Tidak signifikannya hasil ini diduga karena sebagian besar partisipan telah memiliki pengetahuan dasar yang cukup baik terkait DBD sebelum intervensi, mengingat wilayah ini termasuk daerah endemis dan masyarakatnya sudah sering terpapar informasi serupa melalui program kesehatan sebelumnya, sehingga ruang peningkatan pengetahuan menjadi terbatas (ceiling effect).