Nuryanti Surya Darma
STIS Sultan Fatah, Lampung Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Fase Perkembangan Perkawinan dalam Membentuk Lingkungan Pendidikan Keluarga Islam dan Perkembangan Psikologis Anak Patima; Nuryanti Surya Darma; Kunhaniah Mabruroh
ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social Vol. 1 No. 1 (2026): ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan psikologis anak. Dalam siklus kehidupan keluarga Islam, setiap fase perkembangan perkawinan memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda yang berkaitan dengan kualitas lingkungan pendidikan keluarga serta perkembangan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fase perkembangan perkawinan dalam membentuk lingkungan pendidikan keluarga Islam serta relevansinya terhadap perkembangan psikologis anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap fase perkembangan perkawinan memiliki peran dalam membentuk lingkungan pendidikan keluarga Islam melalui pola komunikasi, pembagian peran, pola pengasuhan, serta kemampuan orang tua dalam menjalankan tugas perkembangan keluarga. Keharmonisan hubungan suami istri dan komunikasi keluarga yang efektif mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kepribadian anak, sedangkan konflik keluarga yang berkepanjangan serta kurangnya keterlibatan orang tua dapat menghambat fungsi pendidikan keluarga dan berdampak pada kondisi psikologis anak. Selain itu, internalisasi nilai-nilai Islam seperti sakinah, mawaddah, dan rahmah menjadi faktor yang memperkuat lingkungan pendidikan keluarga sekaligus mendukung perkembangan psikologis anak secara optimal. Oleh karena itu, kesiapan keluarga dalam menghadapi setiap fase perkembangan perkawinan menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan keluarga Islam yang kondusif serta mendukung perkembangan psikologis anak secara menyeluruh.