Kunhaniah Mabruroh
STIS Sultan Fatah, Lampung Utara, Indonesia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konstruksi Sosial dalam Implementasi Hukum Keluarga Islam di Masyarakat Kunhaniah Mabruroh; Yuli Yani
EL-SIYASAH: Journal of Law and Islamic Governance Vol. 1 No. 1 (2026): El-Siyasah: Journal of Law and Islamic Governance
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial dalam implementasi hukum keluarga Islam di masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian normatif-empiris (socio-legal), melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum keluarga Islam dipengaruhi oleh konstruksi sosial yang meliputi budaya lokal, otoritas keagamaan, kondisi ekonomi, dan relasi gender. Interaksi antara norma hukum Islam dan realitas sosial berlangsung secara dinamis melalui proses negosiasi antara teks dan konteks. Meskipun integrasi ini dapat meningkatkan legitimasi sosial hukum, dalam beberapa kasus juga menimbulkan kesenjangan antara norma dan praktik, serta potensi ketidakadilan, khususnya terhadap perempuan. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan kontekstual berbasis maqashid al-syari’ah dalam memahami dan mengimplementasikan hukum keluarga Islam. Dengan demikian, hukum keluarga Islam dapat menjadi lebih adaptif, efektif, dan berkeadilan dalam masyarakat yang plural.
Authoritarian Parenting in Muslim Family Education: An Analysis of Attachment Theory and Mu‘āsyarah bil Ma‘rūf Novita Rahmadani; Wahidatul Mustaqimah; Mutia Rani Alghozali; Kunhaniah Mabruroh
ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social Vol. 1 No. 1 (2026): ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the characteristics of authoritarian parenting in Muslim family education, its impact on children's attachment formation based on Attachment Theory, and its relevance to the principle of Mu'asyarah bil Ma'ruf. This research employed a qualitative approach using a library research method. Data were collected from various books, scholarly journal articles, and relevant academic literature and were analyzed through content analysis. The findings indicate that authoritarian parenting is characterized by dominant parental control, one-way communication, and a strong emphasis on children's obedience. Such parenting practices may hinder the development of secure attachment due to limited responsiveness to children's emotional needs. From the perspective of Mu'asyarah bil Ma'ruf, authoritarian parenting is less consistent with the principles of compassion, respect, justice, and constructive communication within the family. This study highlights the importance of developing parenting practices that integrate firmness, affection, dialogue, and emotional engagement to support a more humane and sustainable model of Muslim family education.
Peran Fase Perkembangan Perkawinan dalam Membentuk Lingkungan Pendidikan Keluarga Islam dan Perkembangan Psikologis Anak Patima; Nuryanti Surya Darma; Kunhaniah Mabruroh
ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social Vol. 1 No. 1 (2026): ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan psikologis anak. Dalam siklus kehidupan keluarga Islam, setiap fase perkembangan perkawinan memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda yang berkaitan dengan kualitas lingkungan pendidikan keluarga serta perkembangan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fase perkembangan perkawinan dalam membentuk lingkungan pendidikan keluarga Islam serta relevansinya terhadap perkembangan psikologis anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai buku, jurnal ilmiah, dan sumber literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap fase perkembangan perkawinan memiliki peran dalam membentuk lingkungan pendidikan keluarga Islam melalui pola komunikasi, pembagian peran, pola pengasuhan, serta kemampuan orang tua dalam menjalankan tugas perkembangan keluarga. Keharmonisan hubungan suami istri dan komunikasi keluarga yang efektif mendukung perkembangan emosional, sosial, dan kepribadian anak, sedangkan konflik keluarga yang berkepanjangan serta kurangnya keterlibatan orang tua dapat menghambat fungsi pendidikan keluarga dan berdampak pada kondisi psikologis anak. Selain itu, internalisasi nilai-nilai Islam seperti sakinah, mawaddah, dan rahmah menjadi faktor yang memperkuat lingkungan pendidikan keluarga sekaligus mendukung perkembangan psikologis anak secara optimal. Oleh karena itu, kesiapan keluarga dalam menghadapi setiap fase perkembangan perkawinan menjadi aspek penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan keluarga Islam yang kondusif serta mendukung perkembangan psikologis anak secara menyeluruh.
Pendidikan Keluarga Islam Berbasis Usrah, Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah: Integrasi Psikologi Keluarga dalam Pembentukan Karakter Anak Mustafidah; Nila Hasanah; Kunhaniah Mabruroh
ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social Vol. 1 No. 2 (2026): ZHAFIRO: Journal of Islamic Education and Social
Publisher : STIS Sultan Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama tempat anak membangun nilai keagamaan, rasa aman emosional, kebiasaan sosial, dan karakter moral. Penelitian ini menganalisis usrah, sakinah, mawaddah, dan rahmah sebagai kerangka integratif pendidikan keluarga Islam serta mengkaji keterkaitannya dengan psikologi keluarga modern dan pendidikan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan dengan analisis dokumen dan analisis isi tematik terhadap Al-Qur’an, tafsir, karya dasar psikologi keluarga, serta artikel ilmiah mutakhir tentang pengasuhan Islami, pendidikan keluarga, pendidikan karakter, dan ketahanan keluarga. Analisis dilakukan melalui pengodean deduktif berdasarkan empat konsep Islam tersebut dan pengodean induktif terhadap fungsi pendidikan, iklim sosioemosional, pedagogi relasional, disiplin berlandaskan kasih sayang, dan luaran karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa usrah berfungsi sebagai ekosistem pendidikan; sakinah sebagai iklim belajar yang aman secara psikologis; mawaddah sebagai ikatan afektif yang menopang keteladanan dan dialog; sedangkan rahmah menjadi prinsip pendampingan penuh empati yang menguatkan regulasi diri dan tanggung jawab moral. Kebaruan penelitian terletak pada transformasi konsep-konsep tersebut dari idealitas keharmonisan rumah tangga menjadi prinsip pedagogis pembentukan karakter berbasis keluarga.