Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Perkawinan di Kalangan Mahasiswa dalam Membentuk Keluarga Sakinah Ridhowan, M.; Assegaf, Assegaf; Sholihudin, Sholihudin
HOKI : Journal of Islamic Family Law Vol. 1 No. 1 (2023): Mei : Jurnal HOKI : Journal of Islamic Family Low
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) dan bekerjasama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/hki.v1i1.544

Abstract

Marriage is usually carried out by people who are mature and ready psychologically and economically. However, it is not uncommon for students to do it which often creates problems both psychologically and economically. The purpose of this study was to find out the problems of marriage among students in forming a sakinah family at the Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. As for data analysis using descriptive qualitative analysis. The results showed that the phenomenon experienced by married students of the Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, they experienced many problems, such as economic, academic or educational problems, and relationship problems between families.
Perlindungan Perempuan Korban KDRT: Integrasi UU PKDRT dan Fiqh di Lembaga Bantuan Hukum Anak Bangsa Mandiri Lamongan Sholihudin, Sholihudin; Syairozi, Ahmad; Arifayanti, Reza
Journal of Islamic Thought and Philosophy Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jitp.2026.5.1.115-129

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang masih terjadi di Kabupaten Lamongan sebagai wilayah dengan karakter religius yang kuat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Anak Bangsa Mandiri Lamongan dalam memberikan perlindungan hukum terhadap perempuan korban KDRT berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT) dan perspektif fiqh. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif yuridis-empiris melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LBH berperan dalam memberikan pendampingan litigasi dan non-litigasi, pengajuan perlindungan hukum, edukasi masyarakat, serta pemberdayaan korban. Peran tersebut sejalan dengan ketentuan Pasal 10 dan Pasal 16 UU PKDRT serta prinsip fiqh tentang larangan berbuat zalim, keadilan (‘adl), dan muāsyarah bil ma‘rūf dalam relasi suami-istri. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan struktural, budaya patriarki, dan keterbatasan sumber daya kelembagaan.