Nurjanah Nurjanah
Magister Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INTEGRASI CTL DAN MEDIA E-KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS: STUDI SLR Nurjanah Nurjanah; Ardhi Prabowo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8001

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media e-komik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review. Cakupan studi mencakup identifikasi karakteristik optimal integrasi CTL dan e-komik, pengukuran peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis, serta analisis faktor kontributif efektivitas pembelajaran matematika kontemporer. Metodologi menggunakan protokol PRISMA dengan pencarian multi-database menghasilkan 309 artikel awal yang difiltrasi menjadi 10 artikel berkualitas tinggi periode 2019-2024. Ekstraksi data dilakukan menggunakan formulir terstruktur mencakup karakteristik studi, partisipan, intervensi, dan outcome measures. Hasil menunjukkan integrasi CTL dengan media e-komik menghasilkan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan effect size berkisar 0,419-0,856 pada berbagai tingkat pendidikan. Media e-komik dengan validasi 90% terbukti efektif mengakomodasi heterogenitas gaya belajar siswa (visual 37%, auditori 20%, kinestetik 43%) dan meningkatkan hasil belajar dari rata-rata 70 menjadi 86,5. Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi CTL dengan media e-komik menciptakan lingkungan pembelajaran kontekstual-digital yang optimal dan responsif terhadap karakteristik generasi digital native, serta paling efektif diterapkan pada jenjang sekolah dasar (SD) dengan potensi adaptasi untuk jenjang lebih tinggi.