Scolastika Mariani
Magister Pendidikan Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PEMBELAJARAN DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MURID: STUDI SLR Ricky Efendi; Bambang Eko Susilo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8287

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis murid di berbagai jenjang pendidikan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel jurnal terbitan tahun 2016–2025. Dari 67 artikel awal, terdapat 21 jurnal yang memenuhi kriteria. Setelah melalui analisa didapat 13 artikel yang tidak lengkap data penelitianya dan hanya 8 artikel yang memuat data kuantitatif lengkap, khususnya data pretest dan posttest. Subjek penelitian mencakup siswa jenjang SD hingga SMA dari berbagai mata pelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara konsisten memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis murid, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 27,36 poin. Efektivitas PBL tampak seragam di semua jenjang pendidikan dan lintas mata pelajaran, menunjukkan bahwa pendekatan ini bersifat fleksibel dan aplikatif. Variasi implementasi PBL dalam artikel terpilih meliputi pendekatan berbasis etnomatematika, penggunaan scaffolding, dan pemanfaatan media digital seperti Canva. Terlihat juga bahwa saat melakukan penelitian, jumlah sampel dan populasi yang dipilih cukup mempengaruhi peningkatan variabel terikatnya Simpulan dari studi ini menegaskan bahwa PBL berkontribusi penting dalam pengembangan kemampuan berpikir kritis karena menekankan pada proses pembelajaran aktif, analitis, dan kontekstual. Oleh karena itu, model PBL direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun daya nalar dan kemampuan berpikir kritis murid di berbagai tingkat dan konteks pendidikan.
INTEGRASI CTL DAN MEDIA E-KOMIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS: STUDI SLR Nurjanah Nurjanah; Ardhi Prabowo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8001

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media e-komik dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui pendekatan Systematic Literature Review. Cakupan studi mencakup identifikasi karakteristik optimal integrasi CTL dan e-komik, pengukuran peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis, serta analisis faktor kontributif efektivitas pembelajaran matematika kontemporer. Metodologi menggunakan protokol PRISMA dengan pencarian multi-database menghasilkan 309 artikel awal yang difiltrasi menjadi 10 artikel berkualitas tinggi periode 2019-2024. Ekstraksi data dilakukan menggunakan formulir terstruktur mencakup karakteristik studi, partisipan, intervensi, dan outcome measures. Hasil menunjukkan integrasi CTL dengan media e-komik menghasilkan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan effect size berkisar 0,419-0,856 pada berbagai tingkat pendidikan. Media e-komik dengan validasi 90% terbukti efektif mengakomodasi heterogenitas gaya belajar siswa (visual 37%, auditori 20%, kinestetik 43%) dan meningkatkan hasil belajar dari rata-rata 70 menjadi 86,5. Kesimpulan menunjukkan bahwa integrasi CTL dengan media e-komik menciptakan lingkungan pembelajaran kontekstual-digital yang optimal dan responsif terhadap karakteristik generasi digital native, serta paling efektif diterapkan pada jenjang sekolah dasar (SD) dengan potensi adaptasi untuk jenjang lebih tinggi.
DAMPAK PEMBELAJARAN PMRI TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA: STUDI SLR Kismiyanti Kismiyanti; Bambang Eko Susilo; Arief Agoestanto; Scolastika Mariani
JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jp2m.v11i2.8251

Abstract

Kemampuan berpikir kritis salah satu kompetensi fundamental yang diperlukan siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Tujuan dari penelitian menggunakan systematic literature review ini yaitu menganalisis dampak pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan meta sintesis dengan menganalisis 10 artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam kurun waktu 2020 – 2024 dari database Google Scholar dan terakreditasi Sinta. Kriteria inklusi meliputi penelitian empiris yang mengkaji implementasi PMRI dan pengukuran kemampuan berpikir kritis siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah atas. Berdasarkan analisis, pendekatan PMRI terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dengan effect size berkisar antara 0,72 – 1,24 yang dikategorikan sebagai dampak besar. Konteks pembelajaran realistik yang mengintegrasikan situasi kehidupan nyata mampu merangsang proses kognitif tingkat tinggi, mendorong siswa menganalisis, mengevaluasi, dan mensintesis informasi secara mendalam. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan PMRI efektif sebagai strategi pembelajaran inovatif untuk meningkatkan secara maksimal kemampuan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran matematika.