Hartini
Universitas PGRI Madiun, Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Berbantuan Media Kotak Kartu Misterius Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nur Anifah Khoirunnisa; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062058000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen menggunakan Nonequivalen Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,881 yang berarti instrumen sangat reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Sample T-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Levene nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 75,20 meningkat menjadi 87,40 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 68,20 menjadi 83,60. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,028 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Berbantuan Media E-Bookstory Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mishbahatul Lailiyah Daeng Lala; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062060000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media pembelajaran E-bookstory terhadap kemampuan literasi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan tes berupa soal pililhan ganda yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,887. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas dan uji hipotesis Independent Sample T-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan literasi siswa pada kelompok eksperimen dapat dilihat dari rata-rata pretest 61,40 dan posttest 80,40. Peningkatan ini memudahkan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengidentifikasi ide pokok pada teks bacaan. Hal ini diperkuat oleh hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test, yang menunjukkan nilai signifikasi (2 tailed) sebesar 0,033, lebih kecil dari taraf signifikasi 0,033 < 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC berbantuan media E-Bookstory memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan literasi siswa.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Perkalian 1-10 Melalui Penerapan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbantuan Media Papan Perkalian Pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Putri Fajar Wahyuni; Hartini; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062063000

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan siswa kelas II SDN Sugihwaras 1 dalam melakukan operasi hitung perkalian bilangan 1–10 melalui penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) yang dipadukan dengan media papan perkalian. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan melibatkan 20 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berhitung perkalian pada setiap tahap tindakan. Ketuntasan belajar siswa mengalami kenaikan dari 40% pada tahap prasiklus menjadi 60% pada siklus I, kemudian meningkat lagi menjadi 95% pada siklus II. Selain itu, nilai rata-rata siswa juga bertambah dari 69,50 pada siklus I menjadi 85,50 pada siklus II. Penggunaan model CTL yang didukung media papan perkalian membantu siswa memahami konsep perkalian secara lebih nyata, mendorong partisipasi aktif dalam pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar matematika. Oleh karena itu, model CTL berbantuan media papan perkalian terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan perkalian bilangan 1–10 pada siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Games Tournament) Berbantuan Media FTB (Fun Thinkers Book) Terhadap Pemahaman Siswa Pada Materi Bangun Datar Di Kelas II Sekolah Dasar Thalita Nawwaara Lutfia Nahda; Hartini; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062077000

Abstract

Pemahaman matematika siswa pada materi bangun datar masih belum optimal. Masih banyak siswa mengalami kesulitan pada mengenali serta membedakan bentuk bangun datar, memahami ciri-ciri, dan mengaitkan bangun datar dengan benda di sekitar. Kurangnya inovasi model serta media pembelajaran yang menarik menjadi penyebab rendahnya pemahaman dalam materi bangun datar. Solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media FTB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT (team games tournament) berbantuan media FTB (fun thinkers book) terhadap pemahaman siswa pada materi bangun datar di kelas II sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eskperimen dan untuk desain penelitiannya menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan kepada siswa kelas II SDN Bendo 1 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 20 siswa, dengan memberikan pembelajaran menggunakan metode ceramah dan siswa kelas II SDN Sugihwaras 1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 20 siswa dengan memberikan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media FTB. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes. Menurut analisis data setelah tes, hasil tes kelas eksperimen lebih tinggi dari kelas kontrol. Nilai uji t ditemukan sebesar 7,987 sedangkan hasil t tabel 2,024. Jika T_hitung = 7,987 > T_tabel = 2,024 maka H_0 ditolak dan H_i diterima. Dengan demikian, bisa disimpulkan hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media FTB berpengaruh positif terhadap pemahaman materi bangun datar siswa kelas II sekolah dasar.
Pengaruh Model Kooperatif Tipe Numbered Head Togetehr (NHT) Berbantu Media Ular Tangga Terhadap Hasil Belajar Kognitif Materi Pembagian Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Trisiwi Gitarani Gita; Hartini; Eka Nofri Ari Yanto
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062110000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berbantu media ular tangga terhadap hasil belajar kognitif materi Pembagian pada siswa kelas III SDN Bangunsari 02 Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen ( quasi eksperimen ) dengan desain Nonequivalent Control Group Design . Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan model NHT berbantuan media ular tangga dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest, sedangkan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji Independent Sample t-test . Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran NHT berbantu media ular tangga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi Pembagian. Siswa menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, bekerja sama, berani menyampaikan pendapat, serta lebih mudah memahami konsep Pembagian melalui kegiatan belajar sambil bermain. Dengan demikian, model pembelajaran NHT berbantu media ular tangga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas III sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) Berbantuan Media Geoboard Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Keliling dan Luas Bangun Datar Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fayza Aulia Miranda; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062111000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V SD, khususnya pada materi keliling dan luas bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen berupa Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas V SDN Bangunsari 02. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, dengan kelas VA sebanyak 25 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model TAI berbantuan media Geoboard, dan kelas VB sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol dengan metode konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep berupa pretest dan posttest pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,4, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 50,4. Berdasarkan uji Independent Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari taraf a = 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar siswa kelas V Sekolah Dasar. Kombinasi strategi ini efektif mengubah konsep abstrak menjadi konkret serta mengoptimalkan kerja sama kelompok heterogen di kelas.
Studi Deskriptif Implementasi Metode Ekspresi Bebas Berbantu Media Clay Pada Materi Karya Seni Rupa Murni Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Kelas IV SD Elmi Andeli Imaningtyas; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062112000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan metode pembelajaran Ekspresi Bebas menggunakan media Clay pada materi karya seni rupa murni kelas IV SDN Jatirejo Wonoasri, serta mengidentifikasi masalah dan solusi yang muncul selama proses pelaksanaan tersebut berdasarkan teori implementasi Van Meter dan Van Horn. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Sumber data primer diperoleh melalui observasi langsung pelaksanaan pembelajaran serta wawancara mendalam dengan narasumber utama yaitu wali kelas IV dan beberapa siswa kelas IV. Data dianalisis secara induktif dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode Ekspresi Bebas menggunakan media Clay di kelas IV SDN Jatirejo telah berlangsung dengan sangat baik, teratur, dan efisien melalui tiga tahap utama: tahap awal, tahap inti, dan tahap penutup. Penggunaan metode Ekspresi Bebas berbantu media Clay terbukti efektif dalam merangsang keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan, serta keberanian imajinasi siswa tanpa batasan dalam berkarya. Masalah yang ditemukan meliputi faktor teknis berupa matinya proyektor LCD karena penurunan daya listrik sekolah yang diatasi guru melalui demonstrasi fisik secara langsung; faktor psikologis berupa kecemasan dalam menemukan ide yang diatasi melalui motivasi persuasif; serta kendala manajemen waktu yang diatasi dengan fleksibilitas alokasi pengerjaan proyek.