Sesaria Prima Yudhaningtyas
Universitas PGRI Madiun, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Model Kooperatif Tipe Team Games Tournament Berbantuan Media Kotak Kartu Misterius Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Nur Anifah Khoirunnisa; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062058000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimen menggunakan Nonequivalen Control Group Design. Penelitian dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas eksperimen, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,881 yang berarti instrumen sangat reliabel. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas, dan uji hipotesis Independent Sample T-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Levene nilai rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 75,20 meningkat menjadi 87,40 pada posttest, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 68,20 menjadi 83,60. Hasil uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) = 0,028 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe Team Games Tournament berbantuan media Kotak Kartu Misterius berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep IPAS siswa kelas V Sekolah Dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) Berbantuan Media E-Bookstory Terhadap Kemampuan Literasi Siswa Kelas V Sekolah Dasar Mishbahatul Lailiyah Daeng Lala; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062060000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media pembelajaran E-bookstory terhadap kemampuan literasi siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 01 Manisrejo Kota Madiun. Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 50 siswa, terdiri dari 25 siswa kelas VA sebagai kelas eksperimen dan 25 siswa kelas VB sebagai kelas kontrol, dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Teknik pengambilan data menggunakan tes berupa soal pililhan ganda yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,887. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas dan uji hipotesis Independent Sample T-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat peningkatan kemampuan literasi siswa pada kelompok eksperimen dapat dilihat dari rata-rata pretest 61,40 dan posttest 80,40. Peningkatan ini memudahkan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam mengidentifikasi ide pokok pada teks bacaan. Hal ini diperkuat oleh hasil pengujian hipotesis menggunakan Uji Independent Sample T-test, yang menunjukkan nilai signifikasi (2 tailed) sebesar 0,033, lebih kecil dari taraf signifikasi 0,033 < 0,05. Dengan demikian, Ho ditolak Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC berbantuan media E-Bookstory memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan literasi siswa.
Pengembangan Media Smart Tutorial Berbasis Google Sites Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Teks Prosedur Kelas IV Sekolah Dasar Pandu Galeh Permana; Endang Sri Maruti; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran Smart Tutorial berbasis Google Sites pada materi teks prosedur kelas IV sekolah dasar. Pengembangan dilakukan karena pembelajaran masih didominasi penggunaan buku teks dan metode konvensional sehingga siswa pasif serta mengalami kebingungan memahami materi. Penelitian memakai pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Genilangit 1 Kabupaten Magetan. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket validasi. Hasil penelitian membuktikan bahwa media yang dikembangkan mendapat 85% dengan kategori sangat valid. Media Smart Tutorial memuat materi, video pembelajaran, kuis interaktif, LKPD, serta fitur navigasi yang mudah digunakan. Penggunaan media ini mampu meningkatkan minat, motivasi, dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba, media Smart Tutorial berbasis Google Sites dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi teks prosedur kelas IV sekolah dasar.
Pengaruh Model Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization) Berbantuan Media Geoboard Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Keliling dan Luas Bangun Datar Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Fayza Aulia Miranda; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062111000

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas V SD, khususnya pada materi keliling dan luas bangun datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar pada siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen berupa Non-Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh siswa kelas V SDN Bangunsari 02. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, dengan kelas VA sebanyak 25 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan model TAI berbantuan media Geoboard, dan kelas VB sebanyak 25 siswa sebagai kelas kontrol dengan metode konvensional. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep berupa pretest dan posttest pilihan ganda. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat serta uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-test berbantuan SPSS versi 25. Hasil analisis data deskriptif menunjukkan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen mencapai 82,4, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya sebesar 50,4. Berdasarkan uji Independent Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang berarti nilai tersebut lebih kecil dari taraf a = 0,05 (0,000 < 0,05). Dengan demikian, H0 ditolak dan H1 diterima, yang membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI berbantuan media Geoboard terhadap kemampuan pemahaman konsep keliling dan luas bangun datar siswa kelas V Sekolah Dasar. Kombinasi strategi ini efektif mengubah konsep abstrak menjadi konkret serta mengoptimalkan kerja sama kelompok heterogen di kelas.
Studi Deskriptif Implementasi Metode Ekspresi Bebas Berbantu Media Clay Pada Materi Karya Seni Rupa Murni Mata Pelajaran Seni Budaya dan Prakarya Kelas IV SD Elmi Andeli Imaningtyas; Hartini; Sesaria Prima Yudhaningtyas
Jurnal Pengabdian Multidisiplin Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Multidisiplin
Publisher : Kuras Institute & Scidac Plus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002026062112000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan metode pembelajaran Ekspresi Bebas menggunakan media Clay pada materi karya seni rupa murni kelas IV SDN Jatirejo Wonoasri, serta mengidentifikasi masalah dan solusi yang muncul selama proses pelaksanaan tersebut berdasarkan teori implementasi Van Meter dan Van Horn. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di SDN Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun. Sumber data primer diperoleh melalui observasi langsung pelaksanaan pembelajaran serta wawancara mendalam dengan narasumber utama yaitu wali kelas IV dan beberapa siswa kelas IV. Data dianalisis secara induktif dengan teknik triangulasi untuk memastikan keabsahan data lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode Ekspresi Bebas menggunakan media Clay di kelas IV SDN Jatirejo telah berlangsung dengan sangat baik, teratur, dan efisien melalui tiga tahap utama: tahap awal, tahap inti, dan tahap penutup. Penggunaan metode Ekspresi Bebas berbantu media Clay terbukti efektif dalam merangsang keterampilan motorik halus, koordinasi mata-tangan, serta keberanian imajinasi siswa tanpa batasan dalam berkarya. Masalah yang ditemukan meliputi faktor teknis berupa matinya proyektor LCD karena penurunan daya listrik sekolah yang diatasi guru melalui demonstrasi fisik secara langsung; faktor psikologis berupa kecemasan dalam menemukan ide yang diatasi melalui motivasi persuasif; serta kendala manajemen waktu yang diatasi dengan fleksibilitas alokasi pengerjaan proyek.