Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Balanced Scorecard Untuk Penilaian Key Performance Indicator Di Gerai Indomaret Raya Jungkat Dery Oscar; Putri Yuli Utami; Istikoma Istikoma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1114

Abstract

Jaringan ritel terbesar di Indonesia yaitu Indomaret dengan mendasarkan Key Performance Indicator sebagai penilaian kinerja karyawan guna memonitor kinerja suatu toko. Indomaret Raya Jungkat tempat dilakukannya penelitian dinilai kurang baik dalam pencapaian KPI Proses yaitu pada indikator NRB (Nota Retur Barang), Variance Minus, Cancel Sales, Transaksi Standar>2item, Jumlah ITT (Item Tidak Terdisplay), dan KPI Achievements yaitu pada indikator SPD (Sales Per Day) All Produk dan Khusus, NKL (Nota Kurang Lebih), NBR (Nota Barang Rusak) Dry dan Olahan, dan Transaksi Cashless dikarenakan minimnya manajemen suatu organisasi sehingga diperlukan pengukuran yang efisien dengan menerapkan metode Balanced Scorecard untuk penilaian Key Performance Indicator di gerai Indomaret Raya Jungkat sehingga dengan harapan pada penerapannya di masa yang akan datang gerai Indomaret Raya Jungkat dapat mencapai tujuan organisasinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data penilaian KPI periode bulan Maret hingga Mei kemudian indikator tolak ukur KPI yang diperoleh diselaraskan dengan perspektif yang ada pada Balanced Scorecard agar terstruktur dalam penerapannya. Hasil pengukuran menggunakan metode Balanced Scorecard melalui empat perspektif yaitu pada perspektif keuangan dinilai belum memuaskan karena jumlah persentase <95%, selanjutnya perspektif pelanggan berdasarkan data KPI Standar >2item melebihi target dan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi dinilai sangat baik, pada perspektif proses bisnis internal berdasarkan perolehan total poin 85.00 yang terbilang cukup baik, kemudian pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan berdasarkan hasil rekaman jawaban karyawan dalam peningkatan dan pengembangan kinerja dinilai sangat baik.