Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Teknik Membaca Kritis Untuk Meningkatkan Kemampuan Identifikasi Fakta Dan Opini Dalam Teks Berita Fatimah Azzahra; Desy Auliya; Laili Amalia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1144

Abstract

Kemampuan membedakan fakta dan opini merupakan salah satu kompetensi literasi kritis yang krusial di era banjir informasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan teknik membaca kritis dalam upaya meningkatkan kemampuan siswa mengidentifikasi fakta dan opini pada teks berita. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks-teks berita dari media daring dan buku teks Bahasa Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca-catat sistematis, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa (Miles, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa dalam mengidentifikasi fakta dan opini masih tergolong rendah, yang ditandai oleh kesulitan mereka dalam membedakan kalimat yang mengandung data konkret dengan kalimat yang bersifat subjektif. Setelah diterapkan teknik membaca kritis, yang mencakup tahap prabaca, membaca mendalam, dan pascabaca secara reflektif, kemampuan identifikasi siswa mengalami peningkatan yang signifikan. Temuan ini mengonfirmasi bahwa teknik membaca kritis tidak hanya membantu siswa memahami struktur teks berita, tetapi juga melatih proses kognitif tingkat tinggi yang sejalan dengan pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka. Implikasi penelitian ini mendorong guru untuk mengintegrasikan strategi membaca kritis secara sistematis dalam pembelajaran teks berita di kelas.
Karakteristik Realisme Magis Wendy B. Faris dalam Cerpen Mengapa Tuhan Menciptakan Kucing Hitam? Karya Sasti Gotama Huliya Dewi; Amirullah Amirullah; Abriel Hidayat; Farel Agus Prasetyo; Desy Auliya; Anisa Fajriana Oktasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1260

Abstract

Kemampuan menulis cerita pendek merupakan salah satu keterampilan literasi yang penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, namun masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam mengembangkan ide, menyusun alur, serta menghasilkan tulisan yang kohesif dan koheren. Media gambar berseri sebagai media pembelajaran visual dinilai mampu memberikan stimulus konkret yang membantu siswa mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan hasil-hasil penelitian terdahulu mengenai efektivitas penggunaan media gambar berseri dalam meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur melalui penelusuran artikel ilmiah yang relevan dari basis data Google Scholar, Garuda, dan jurnal nasional terakreditasi, kemudian dianalisis melalui proses identifikasi, seleksi, evaluasi, sintesis, dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media gambar berseri terbukti efektif meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal yang signifikan. Media ini juga berkontribusi terhadap pengembangan ide, kreativitas, serta kohesi dan koherensi cerita, sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa. Keberhasilan penggunaan media gambar berseri dipengaruhi oleh kompetensi guru dalam mengintegrasikan media dengan strategi pembelajaran yang tepat, kualitas media yang digunakan, karakteristik dan jenjang kelas siswa, serta pendekatan pedagogis yang menyertainya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media gambar berseri merupakan media pembelajaran visual yang efektif dan relevan untuk meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa, namun penggunaannya perlu dipadukan dengan strategi pedagogis yang sesuai agar hasil pembelajaran menjadi lebih optimal dan komprehensif.