Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Berdasarkan Rasio Operasional, Efektifitas Penagihan dan Jumlah Pelanggan di Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto Bambang Ribut Sugiatmono; Rieke Luthfiah Anggraini; Athaya Miftahul Rizky
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto berdasarkan rasio operasional, efektivitas penagihan, dan jumlah pelanggan selama periode 2022–2024. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien dalam mendukung keberlanjutan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan, laporan penjualan air, data rekening tertagih, dan data jumlah pelanggan Perumdam Maja Tirta Kota Mojokerto. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan menghitung rasio operasional, rasio efektivitas penagihan, dan perkembangan jumlah pelanggan setiap tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio operasional mengalami peningkatan dari 1,03 pada tahun 2022 menjadi 1,17 pada tahun 2024, yang mengindikasikan menurunnya tingkat efisiensi operasional perusahaan karena biaya operasional lebih besar dibandingkan pendapatan operasional. Sebaliknya, efektivitas penagihan meningkat dari 83% menjadi 91%, yang menunjukkan semakin baiknya kemampuan perusahaan dalam mengelola piutang pelanggan. Selain itu, jumlah pelanggan yang sempat menurun pada tahun 2022 kembali mengalami peningkatan pada tahun 2023 dan 2024. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan menunjukkan kondisi yang cukup baik dari aspek efektivitas penagihan dan pertumbuhan pelanggan, namun masih memerlukan peningkatan efisiensi operasional untuk mencapai kondisi keuangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.