Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sintesis Membran Selulosa Asetat-Silika sebagai Media Penyaring Mikroplastik Eunike Sharon Br Barus; Ni Putu Sri Ayuni; Ni Luh Putu Ananda Saraswati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1338

Abstract

Mikroplastik merupakan partikel plastik berukuran kurang dari lima milimeter yang bersifat persisten, sulit terdegradasi, dan berpotensi mencemari berbagai kompartemen lingkungan. Keberadaan mikroplastik di perairan menjadi perhatian serius karena dapat terakumulasi dalam rantai makanan dan menimbulkan dampak negatif terhadap organisme serta kesehatan manusia. Teknologi membran menjadi salah satu metode yang efektif untuk mengurangi kontaminasi mikroplastik karena memiliki selektivitas tinggi, proses operasi yang relatif sederhana, dan efisiensi penyaringan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi membran komposit selulosa asetat-silika serta mengevaluasi kinerjanya sebagai media penyaring mikroplastik. Selulosa asetat disintesis melalui reaksi asetilasi α-selulosa, kemudian digunakan sebagai matriks membran dengan variasi konsentrasi silika sebesar 0, 5, 10, dan 15%. Membran dibuat menggunakan metode solution casting dan dikarakterisasi melalui analisis gugus fungsi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), uji ketahanan pH, uji swelling, dan pengukuran fluks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selulosa asetat berhasil disintesis dengan derajat substitusi sebesar 2,3. Analisis FTIR mengonfirmasi keberadaan gugus karbonil ester (C=O) pada sekitar 1730 cm⁻¹ sebagai indikator keberhasilan proses asetilasi. Nilai swelling tertinggi diperoleh pada membran dengan konsentrasi silika 5%, sedangkan nilai fluks menurun seiring peningkatan konsentrasi silika. Seluruh membran menunjukkan stabilitas yang baik pada kondisi asam, netral, dan basa serta mampu menahan partikel mikroplastik secara visual. Penambahan silika terbukti memengaruhi karakteristik dan kinerja membran sehingga berpotensi meningkatkan aplikasi membran selulosa asetat dalam proses filtrasi mikroplastik.