Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Pada Balita: Literatur Review Aisyah Erfani Zahra; Kustia Anggereni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1564

Abstract

Stunting adalah masalah gizi yang bersifat kronis dan mendunia yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia, sehingga penanganan masalah ini menjadi prioritas utama. Di Indonesia, pemerintah berambisi menurunkan prevalensi Stunting hingga 14% pada tahun 2024 melalui berbagai intervensi yang strategis. Salah satu upaya gizi spesifik yang biasa diterapkan di fasilitas kesehatan tingkat pertama adalah Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang mengandalkan bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara menyeluruh pelaksanaan Program PMT dalam mengatasi Stunting pada anak balita dengan pendekatan tinjauan literatur untuk menghasilkan sintesis bukti yang terperinci. Metodologi penelitian yang digunakan adalah pencarian literatur yang sistematis melalui Google Scholar dengan batasan waktu publikasi antara tahun 2025 hingga 2026. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, lima studi utama yang secara khusus membahas implementasi program di lapangan berhasil dipilih. Hasil tinjauan mengindikasikan bahwa umumnya, Program PMT memberikan efek positif terhadap peningkatan status gizi dan berat badan balita. Namun, dari sudut pandang teori implementasi kebijakan, pelaksanaan program ini masih menemui berbagai tantangan yang signifikan. Beberapa hambatan utama termasuk adanya keterbatasan dalam sumber daya manusia dan anggaran, ketidakseragaman dalam takaran makanan, kurangnya penyuluhan dari pemerintah desa, serta penolakan anak balita terhadap rasa dan tekstur makanan yang disajikan. Sebagai kesimpulan, keberhasilan PMT sangat tergantung pada komitmen para kader, dukungan struktural, dan pendidikan bagi masyarakat. Penguatan dalam aspek pelaksanaan, pemantauan operasional, dan pendidikan gizi berkelanjutan sangat diperlukan agar efektivitas program dapat tercapai dengan optimal.