Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimasi Sistem Distribusi Komoditas Perishable Berbasis Discrete-Event Simulation Untuk Mengurangi Product Waste: Studi Kasus Agroindustri Stroberi Ciwidey Ibnu Habib; Adang Haryaman; Widia Asih
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1724

Abstract

Stroberi merupakan komoditas hortikultura yang bersifat perishable sehingga memerlukan sistem distribusi yang efisien, namun jaringan distribusi di Kebun Stroberi Pak Asep Ciwidey masih belum optimal sehingga menyebabkan tingginya waktu pengiriman dan menurunkan efisiensi logistik serta kualitas produk. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan sistem distribusi stroberi di Kebun Stroberi Pak Asep Ciwidey melalui pemodelan jaringan distribusi berbasis Discrete-Event Simulation menggunakan AnyLogistix. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pemodelan dan simulasi, memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara, serta data sekunder dari literatur dan dokumen pendukung. Analisis dilakukan dengan membandingkan kinerja jaringan distribusi pada kondisi awal dan skenario perbaikan melalui penambahan Distribution Center (DC) serta peningkatan kapasitas kendaraan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario perbaikan meningkatkan profit dari −USD 6.330,29 menjadi USD 21.453,92 dan menurunkan mean lead time dari 99,84 hari menjadi 71,27 hari, meskipun total biaya operasional meningkat. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa penerapan jaringan distribusi multi-echelon berbasis DC mampu meningkatkan efisiensi logistik, mempercepat distribusi, dan memperbaiki kinerja ekonomi sistem. Dengan demikian, pendekatan simulasi menggunakan AnyLogistix efektif sebagai dasar pengambilan keputusan dalam optimasi jaringan distribusi komoditas hortikultura yang mudah rusak.