Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Media Sosial Sebagai Arena Negosiasi Identitas Mahasiswa Emilia Wulandari; Ristia Ika Belinda; Carla Aulia Zean; Bayu Ramadhan; Muhammad Bintang Mahesa; Eko Purwanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1730

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan media sosial sebagai ruang utama interaksi, khususnya di kalangan mahasiswa. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berkembang menjadi ruang publik digital yang memungkinkan individu membentuk, menampilkan, dan menegosiasikan identitas diri. Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa, baik dalam aktivitas akademik maupun kehidupan sosial sehari-hari. Interaksi yang berlangsung di ruang digital memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun citra diri sekaligus menyesuaikan identitasnya sesuai dengan konteks dan audiens yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial sebagai arena negosiasi identitas mahasiswa di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang dinamis yang memungkinkan mahasiswa secara aktif mengelola, menyesuaikan, dan merepresentasikan identitasnya berdasarkan konteks sosial, audiens, serta norma yang berlaku. Proses negosiasi identitas tersebut dipengaruhi oleh literasi digital, tekanan sosial, serta kebutuhan akan pengakuan sosial. Selain itu, identitas mahasiswa di media sosial bersifat fleksibel dan performatif, serta terus mengalami perubahan seiring dengan interaksi digital yang berlangsung. Temuan penelitian ini juga menunjukkan bahwa proses negosiasi identitas tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh dinamika lingkungan digital yang terus berkembang. Penelitian ini menegaskan bahwa media sosial berperan penting sebagai arena negosiasi identitas mahasiswa dalam kehidupan sosial digital.