Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Mesin High Speed Nail Menggunakan Overall Equipment Effectiveness dan Six Big Losses Muhammad Adlfar Ridlo Maulana; Indra Dwi Febryanto
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1902

Abstract

Mesin berkecepatan tinggi membutuhkan pengukuran kinerja yang mampu memisahkan kehilangan waktu, kecepatan, dan kualitas agar tindakan perbaikan tidak hanya didasarkan pada jumlah output. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas mesin High Speed Nail, mengidentifikasi kerugian dominan, serta merumuskan prioritas peningkatan kinerja pada perusahaan paku. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus pada satu mesin selama 20 hari kerja pada Maret 2026. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan kepala produksi, teknisi, dan operator, serta dokumentasi waktu produksi, waktu henti, keluaran, kecepatan ideal, dan produk cacat. Analisis dilakukan menggunakan tiga komponen overall equipment effectiveness dan enam kelompok kerugian produksi. Hasil menunjukkan rata-rata ketersediaan 84,86 persen, efisiensi performa 88,97 persen, tingkat kualitas 96,64 persen, dan efektivitas keseluruhan 72,97 persen. Nilai tersebut berada 12,03 poin persentase di bawah acuan kelas dunia 85 persen. Reduced speed losses sebesar 899 menit dan setup and adjustment losses sebesar 678 menit menyumbang 59,37 persen dari seluruh waktu kerugian yang teridentifikasi. Sebanyak 12.160 produk cacat terdiri atas 25,04 persen cacat awal dan 74,96 persen cacat selama produksi. Penelitian menyimpulkan bahwa peningkatan mesin harus mengintegrasikan pengurangan waktu setup, pengendalian kecepatan, pemeliharaan berbasis kondisi, dan pengendalian mutu proses. Implikasinya, perusahaan perlu membangun pencatatan kerugian berbasis kejadian dan mengevaluasi efektivitas secara berkala.