Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Efektivitas Transformasi Digital Dalam Meningkatkan Layanan Publik Pada Dinas Komunikasi Informatika Dan Persandian Kabupaten Sinjai Khairil Anwar; M. Yusuf Alfian Rendra Anggoro; A. Risfan Rizaldi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas transformasi digital dalam meningkatkan kualitas layanan publik, mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi dalam implementasinya, serta menganalisis upaya optimalisasi transformasi digital yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang meliputi Kepala Dinas, Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi, staf pengelola layanan digital, serta masyarakat sebagai pengguna layanan publik. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital pada Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sinjai telah berjalan secara efektif dalam mendukung peningkatan layanan publik. Efektivitas tersebut tercermin dari semakin mudahnya masyarakat mengakses layanan, meningkatnya kecepatan proses pelayanan, efisiensi administrasi melalui penerapan sistem e-office dan tanda tangan elektronik, serta meningkatnya keterbukaan informasi publik dan responsivitas aparatur dalam memberikan pelayanan. Meskipun demikian, implementasi transformasi digital masih menghadapi sejumlah hambatan, antara lain keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, rendahnya literasi digital masyarakat, keterbatasan infrastruktur teknologi dan jaringan, serta belum optimalnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah. Upaya optimalisasi dilakukan melalui peningkatan kapasitas aparatur melalui pelatihan, penguatan literasi digital masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pengembangan infrastruktur jaringan, peningkatan keamanan siber, serta integrasi dan sinkronisasi data antarinstansi guna mewujudkan layanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital