Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teknik Straight Ahead Pada Animasi Musik Video Instrumental Berjudul Minangkabau Karya Fris Okta Falma Wili Hakim; Fris Okta Falma
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.2052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penerapan teknik straight ahead dalam perancangan musik video animasi 3D musik instrumental Minangkabau karya Fris Okta Falma, serta menerangkan keselarasan gerak visual animasi yang dihasilkan dengan dinamika musik instrumental melalui penggunaan perangkat lunak Blender. Teknik straight ahead merupakan teknik animasi yang dilakukan dengan menyusun gerakan secara berurutan dari awal hingga akhir frame tanpa menggunakan perencanaan pose kunci secara terpisah, sehingga memungkinkan pengembangan gerak berlangsung secara progresif dan berkesinambungan. Metode produksi yang digunakan meliputi tahap pra-produksi (analisis storyboard, pembuatan referensi gerak, Layouting), produksi (blocking, rough Animation, polishing), dan pasca-produksi (rendering, compositing, synchronization test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik straight ahead berhasil menciptakan kesinambungan gerak visual yang selaras dengan tempo dan dinamika musik instrumental, dengan sinkronisasi timing yang presisi serta keselarasan antara elemen visual dan aural. Penggunaan Blender sebagai perangkat lunak open-source mendukung seluruh tahapan produksi dan membuktikan bahwa animasi 3D berkualitas dapat diproduksi dengan biaya yang lebih terjangkau. Karya yang dihasilkan juga merepresentasikan nilai-nilai budaya Minangkabau melalui visualisasi Rumah Gadang, alat musik tradisional talempong dan bansi, serta suasana alam Sumatera Barat. Berdasarkan hasil Beta Testing kepada 15 responden, karya ini mendapatkan respon positif dengan rata-rata skor 4.5 dari skala 5, yang menunjukkan bahwa karya ini berhasil menyampaikan pesan budaya secara visual dan komunikatif.